Tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Winarno korban tenggelam saat mencari ikan di Waduk Karangkates, Kecamatan Kalipare (Foto : PMI Kabupaten Malang For MalangTIMES)
Tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Winarno korban tenggelam saat mencari ikan di Waduk Karangkates, Kecamatan Kalipare (Foto : PMI Kabupaten Malang For MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa ini sepertinya  harus jadi pembelajaran bagi pengemar mancing mania. Sebab, dalam sebulan belakangan, sudah ada dua korban jiwa yang meninggal saat mencari ikan. 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Terbaru, nasib nahas itu dialami Winarno warga Desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare, Rabu (14/11/2018) malam.

Dari informasi yang dihimpun MalangTIMES, nasib malang ini dialami Winarno saat mencari ikan di Waduk Karangkates Desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare.

 “Tiba-tiba prahu skoci yang ditumpangi orang tua saya (korban) terbalik, saat mencari ikan di atas perairan waduk karangkates,” kata putra kandung korban yang bernama Zainul Arifin.

Mengetahui musibah tersebut, pria 25 tahun itu, lantas meminta pertolongan kepada warga sekitar. 

Pihak keluarga dibantu warga, sempat berupaya mencari korban dengan peralatan seadanya, sembari melaporkan ke Polsek Kalipare.

“Beberapa personel kepolisian beserta tim gabungan dan dibantu warga, dikerahkan guna mencari keberadaan korban,” terang Kapolsek Kalipare AKP Fatkhur Rokhman, kepada MalangTIMES.

Selain anggota kepolisian, tim gabungan yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan beberapa relawan beserta para warga setempat, dibentuk guna mencari korban tenggelam tersebut.

“Sedikitnya ada sekitar 75 personel, dan delapan perahu karet evakuasi dikerahkan untuk mencari korban,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo, Kamis (15/11/2018).

Pencarian dilakukan dengan cara penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. 

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Setelah seharian melakukan pencarian, akhirnya jenazah korban ditemukan dari jarak sekitar 10 meter, dengan kedalaman 13 meter dari titik kejadian.

“Jenazah Winarno dievakuasi sekitar pukul 11.01 tadi, Korban diketahui keberadaannya setelah salah satu personel gabunagan mendapati pakaian korban yang menyangkut di kail pancing warga,” sambung Utomo.

Tubuh pria 58 delapan tahun itu, lantas dievakuasi oleh petugas gabungan. Dari keterangan medis, disekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Jenazah sudah dibawa kerumah duka,” ujar Utomo.

Kejadian semacam ini bukan kali pertama terjadi di lokasi perairan Desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare. 

Dalam sebulan belakangan, insiden serupa juga dialami Feridianto warga Desa Sumberarum Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, 10 Oktober lalu. 

Remaja 19 tahun ini, meninggal setelah sebelumnya mencari ikan di sekitar lokasi kejadian, dengan mengendarai perahu yang juga ditumpangi kedua temannya.