Hari Terakhir Operasi Zebra Semeru, Jumlah "Surat Sayang" Mengejutkan

Nov 12, 2018 17:49
Terlihat ratusan pengendara tampak dirazia polisi di kawasan Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Terlihat ratusan pengendara tampak dirazia polisi di kawasan Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hari terakhir digelarnya Operasi Zebra Semeru 2018 (12/11/2018), jumlah para pelanggar yang terkena "surat sayang polisi" alias surat tilang cukup mengejutkan.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Terdata, selama dua minggu menggelar operasi para pelanggar lalu lintas itu, polisi telah mengeluarkan 4.000 ribu surat sayang untuk para pelanggar.

Ipda Luhur Santoso, kanit pengaturan penjagaan pengawalan dan patroli (turjawali) Satlantas Polres Malang Kota, menjelaskan bahwa sampai dengan hari kemarin (11/11/2018), para pelanggar yang ditilang sudah berjumlah 3.850 pelanggar.

Sehingga jika ditambah dengan jumlah hari ini, sekitar 100 lebih pelanggar yang ditindak ditambah dengan hasil tilang dari jajaran polsek-polsek, tentunya jumlahnya bisa lebih dari 4.000 lebih.

"Ya memang bisa 4.000 lebih, dari berbagai jenis pelanggaran. Pelanggarannya ya seperti tak membawa kelengkapan kendaraan, baik itu SIM, STNK, helm maupun hal lainnya, seperti pelat nomor yang tak sesuai aturan maupun warna kendaraan yang tak sesuai STNK," ungkapnya mendampingi Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro (12/11/2018).

Namun, pengendara mobil yang dikenakan tilang ada sekitar 100 pengendara mobil. Kebanyakan dari mereka,  pelanggaran yang dilakukan didominasi yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Baca Juga : Polisi Akui Kejahatan Jalanan Kota Malang Meningkat Usai Program Asimilasi

"Untuk tahun ini, jumlah pengendara mobil yang terkena tilang cukup banyak, hampir mendekati 150 pengendara. Jika ditambah dengan pengendara truk atau bus yang terkena tilang, jumlahnya bisa bertambah," bebernya.

Adanya gelaran Operasi Zebra Semeru 2018 ini diharapkan membawa dampak untuk perubahan perilaku masyarakat dalam berkendara. "Diharapkan masyarakat bisa lebih tertib berlalu lintas, masyarakat bisa sadar akan keselamatan bersama, yang itu akan berdampak pada semakin berkurangnya angka kecelakaan di Kota Malang," pungkas Luhur.

Sementara itu, hari terakhir Operasi Zebra Semeru 2018, Polres Malang Kota melakukan razia kendaraan di kawasan Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ). Terpantau, banyak kendaraan yang terjaring razia, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. (*)

Topik
hari terakhir Operasi Zebra Semeru 2018Operasi Zebra Semeru4000 ribu surat sayang untuk para pelanggarSatlantas Polres Malang KotaIpda Luhur Santoso

Berita Lainnya

Berita

Terbaru