Begini Akibatnya Jika Mengambil Tas Milik Orang Lain, Maling Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa

Sugeng Prayitno pelaku jambret ketika diamankan petugas kepolisian dari kerumunan massa setelah tertangkap mencuri tas milik warga, Kecamatan Pakisaji (Foto : Satlantas Polres Malang for MalangTIMES)
Sugeng Prayitno pelaku jambret ketika diamankan petugas kepolisian dari kerumunan massa setelah tertangkap mencuri tas milik warga, Kecamatan Pakisaji (Foto : Satlantas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tidak selamanya apa yang tak sesuai dengan target itu berdampak buruk. Seperti yang terjadi pada Oprasi Zebra Semeru 2018. Dari yang semula fokus menindak pengendara yang melanggar lalu lintas. Namun, petugas kepolisian Satlantas Polres Malang yang dikerahkan pada oprasi ini, justru berhasil mengamankan dua kasus kriminal pencurian. 

Setelah sebelumnya salah satu pencuri sepeda notor diamankan saat petugas mengelar razia di wilayah Kecamatan Turen, kali ini giliran Sugeng Prayitno Warga Jalan Pelabuhan Tanjung Priok, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun Kota Malang, yang diringkus petugas Satlantas Polres Malang, Sabtu (10/11/2018).

“Saat bertugas, kami mendapati pelaku pencurian tas di sekitar lokasi pengamanan lalu lintas,” terang Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polres Malang, Iptu Yudhi Anugrah Putra.

Dijelaskan lebih lanjut, Kanitreskrim Polsek Pakisaji Ipda S Budi Santoso menuturkan, insiden penangkapan pelaku jambret ini terjadi di Jalan Raya Genengan Kecamatan Pakisaji. Tersangka nyaris diamuk massa, setelah ketahuan mengambil tas milik Wiyoto Hariyono, warga Desa Sumberporong Kecamatan Lawang.

Kronologi bermula ketika korban mengunjungi kediaman salah satu temannya, yang beralamat di Desa Genengan Kecamatan Pakisaji, Sabtu (10/11/2018). Ketika tiba dilokasi kejadian, sepeda motor milik pria 58 tahun itu, diparkir dihalaman depan rumah. Sedangkan tas miliknya, ditaruh di atas kendaraan miliknya. “Saat korban masuk ke dalam rumah, situasi yang sepi membuat pelaku nekat mengambil tas kemudian kabur,” terang Budi.

Nahas, aksi tersebut sempat dipergoki korban. Sepontan, Wiyoto lantas meneriaki maling sembari menunjuk kearah pelaku. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar lantas berupaya mengejar pria 40 tahun itu, saat berupaya kabur menghindari kejaran massa. “Teesangka sempat berlari sekitar 100 meter, sebelum akhirnya ditangkap warga,” sambung Budi.

Kegaduhan ini, membuat salah satu anggota Satlantas Polres Malang, yang saat itu berdinas di sekitar lokasi kejadian menghampiri kerumunan warga yang geram tersebut. “Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah kami limpahkan ke Satreskrim Polres Malang, beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan,” tutup Budi.

Editor : Heryanto
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top