Geger, Siswa SD Robek Bendera Digeruduk Ratusan Orang

Heroik : Siswa SD N 1 Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang, menggelar aksi drama teatrikal memperingati hari pahlawan, Sabtu (10/11/2018)
Heroik : Siswa SD N 1 Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang, menggelar aksi drama teatrikal memperingati hari pahlawan, Sabtu (10/11/2018)

MALANGTIMES - Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, geger karena beberapa siswa membakar bendera, akibatnya ratusan orang pun datang menggeruduk.

Beberapa pelaku pembakaran bendera tersebut tercatat sebagai siswa SD. Namun aksi tersebut bukanlah aksi kriminal, melainkan aksi  heroik dalam rangka peringatan Hari Pahlawan yang digelar hari ini, Sabtu (10/11), pukul 07.30, usai upacara di halaman SD N 1 Mulyoagung, Dau.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 siswa terlibat dalam pementasan drama teatrikal yang merefleksikan perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato. 

Aksi para siswa dalam memainkan peran sebagai pejuang tidak bisa dianggap remeh, terbukti dalam pentas drama itu seluruh siswa yang terlibat dapat menarik pehatian ratusan wali murid yang melihat.

Selaku pembina, Komandan Koramil Dau, Kapten Caj Bambang Hariyanto, menjelaskan bahwa pementasan drama teaterikal itu bertujuan untuk membangkitkan semangat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Tujuannya untuk membangkitkan rasa cinta tanah air", jelas Bambang kepada MALANGTIMES.

Tentara yang dikenal ramah ini menambahkan, bahwa perintah hari pahlawan menjadi momentum yang tepat untuk merefleksikan pengorbanan para pejuang yang telah memerdekakan Indonesia dari cengkeraman penjajah.

"Ini merupakan momentum yang tepat untuk mengenang jasa pahlawan", imbuhnya.

Sementara itu, kepala sekolah SD N 1, Sumarheniyati, mengaku bangga dengan penampilan siswa didiknya.

"Kami kagum, anak-anak dapat tampil dengan baik, dan wali murid yang melihat pun senang", jelas Sumarheniyati.

Meskipun perdana digelar, namun acara drama tersebut dapat terselenggara dengan baik. Sumarheniyati pun mengucapkan rasa terima kasih kepada Koramil Dau yang telah bersedia mendampingi para siswa.

"Persiapan kami hanya dua hari, tapi terbantukan dengan keterlibatan koramil, Alhamdulillah dalam waktu yang singkat, acaranya sukses", ucapnya.

Sesuai rencana, drama teatrikal tersebut akan digelar rutin setiap tahun, karena menurut Sumarheniyati, acara tersebut menjadi sarana yang efektif untuk membangkitkan semangat patriotisme.

"Kami akan gelar tahun berikutnya, semoga anak-anak dapat meresapi semangat para pejuang", pungkas kepala sekolah yang akrab disapa Heni kepada MALANGTIMES.

Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top