Festival Mbois, Pelaku Ekraf Ketemu Investor di Pasar Kreatif Ngalam

Salah satu produk fashion yang dipamerkan dalam Pasar Kreatif Ngalam Mbois 2018 di seputar Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Salah satu produk fashion yang dipamerkan dalam Pasar Kreatif Ngalam Mbois 2018 di seputar Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hari Pahlawan diperingati secara berbeda oleh para pelaku usaha kreatif (ekraf) Kota Malang. Sekitar 70 produk unggulan ekraf dipamerkan dalam Pasar Kreatif Ngalam Mbois, hari ini (10/11/2018). Pasar tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji, usai upacara bendera. 

Event pameran ekraf tersebut, digelar di sepanjang Jalan Kertanegara-Jalan Tugu selama satu hari penuh. Tidak hanya aktivitas jual beli, Pasar Kreatif Ngalam ini juga memberikan ruang pelaku usaha kepada investor untuk bertemu. "Kami harap nantinya ada komunikasi antara investor dan pelaku ekraf secara langsung," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni.

Dari komunikasi itu, lanjutnya, akan ada peluang kerja sama yang saling menguntungkan. "Kami upayakan betul pelaku ekraf dan pebisnis atau investor melakukan transaksi di sini. Sehingga, outputnya benar-benar terasa dan membawa keuntungan dua belah pihak," harap Dayu, sapaan akrabnya. 

Menurut Dayu, kegiatan transaksi inilah yang akan menjadi tolok ukur keberhasilan usaha pelaku ekraf Kota Malang. Hal tersebut dinilai tidak hanya membawa profit, tetapi juga pengakuan atas kualitas ekraf Kota Malang. "Kan secara nasional sudah dicanangkan bahwa sektor ekraf ini bisa diandalkan untuk menjalankan roda perekonomian," tuturnya.

Selain pameran, kegiatan tersebut juga diisi pertunjukan musik serta seminar ekraf. Disbudpar Kota Malang menghadirkan pemateri-pemateri andal untuk memberikan ilmu soal manajemen marketing dan pemasaran lewat workshop. Kurang lebih 100 orang pelaku usaha ekraf turut dalam kegiatan itu.

Pasar Kreatif Ngalam yang sebelumnya sudah diadakan akan kembali meningkatkan kualitas usaha ekonomi kreatif di 6 subsektor. Pasalnya produk ekraf yang dapat dinikmati warga Kota Malang terdiri dari kuliner kreatif, kerajinan, fashion kreatif, musik kreatif dan lainnya. Kegiatan yang bekerjasama dengan Malang Creative Fusion (MCF) itu bagian dari kegiatan Festival Mbois yang sudah digelar MCF sejak pekan kemarin.

Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top