Jemput Bola Demi Ibu Hamil, Bidan Ini Jadi Bidan Teladan

Bidan Puskesmas Pandanwangi Lully Widadianty  A.Md. Keb
Bidan Puskesmas Pandanwangi Lully Widadianty  A.Md. Keb

MALANGTIMES - Banyaknya ibu hamil yang enggan ke puskesmas membuat Bidan di Puskesmas Pandanwangi Lully Widadianty  A.Md. Keb rela jemput bola. Dirinya beserta jajaran setiap bulan mendatangi ibu-ibu hamil di wilayah Pandanwangi dan Arjosari untuk memeriksa ibu hamil dari kepala sampai kaki.

Menurut Lully, sayang sekali kalau ibu hamil tidak ke puskesmas, padahal puskesmas punya kelebihan untuk memberikan pelayanan yang lengkap dan gratis bagi ibu hamil. Berkat inovasinya, ia mendapat juara 1 dalam kompetisi Bidan Teladan Kota Malang dan juara 2 Bidan Teladan tingkat provinsi.

"Di Pandanwangi ini masalahnya ibu hamil yang berkunjung ke puskesmas untuk mendapatkan cakupan pelayanan sesuai dengan standar itu sangat rendah," ungkap Lully.

Pada tahun 2016, hanya 9% dari total ibu hamil yang mau ke puskesmas Pandanwangi. Maka dari itu, Lully mendatangi ibu hamil langsung ke daerahnya. Memeriksa sekaligus mensosialisasikan tentang Puksesmas Pandanwangi yang memberikan layanan pemeriksaan ibu hamil secara lengkap dan gratis.

"Kebetulan Kota Malang memberikan fasilitas pemeriksaan lengkapnya mulai dari reagennya, labnya, pemeriksaan gizi, gigi, semuanya dibiayai total oleh pemerintah Kota Malang," ujar Lully.

Nah, selain memeriksa ibu hamil, dirinya juga sambil mengedukasi masyarakat bahwa pemeriksaan kehamilan lengkap itu penting. Sebab kalau di dokter swasta yang didapatkan hanyalah pemeriksaan kehamilannya saja.

"Padahal dengan pemeriksaan lengkap itu jika dilakukan secara swasta, uang yang dihabiskan bisa 2 juta lebih, di sini gratis," imbuhnya.

Dalam program tersebut, Lully menurunkan seluruh tim mulai dari dokter, bidan, perawat untuk memeriksa gigi, gizi, analisis lab. Tak lupa kader kesehatan dan ambulans. "Kita turunkan di suatu wilayah, kita kumpulkan ibu hamil di situ, dan kita periksa di situ," paparnya.

Berkat inovasi tersebut, ibu hamil yang datang ke puskesmas mengalami peningkatan sebesar 40 pesen pada tahun 2017. Sedangkan pada 2018 sampai bulan ini meningkat menjadi 60 persen. "Targetnya 70 pesen sampai akhir tahun ini," imbuh Lully.

Editor : A Yahya
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top