Ribuan Pelanggaran Terjaring Operasi Zebra, Pelanggar Bermobil Tak Bersabuk Mendominasi

Ilustrasi pengemudi yang menggunakan sabuk pengaman (paktiga.com)
Ilustrasi pengemudi yang menggunakan sabuk pengaman (paktiga.com)

MALANGTIMES - Memasuki hari ke sebelas gelaran Operasi Zebra Semeru 2018 yang digelar, ribuan pengendara, tepatnya 2.756 pelanggar mendapatkan surat sayang alias surat tilang polisi dari berbagai pelanggaran.

Dari jumlah tersebut, 187 diantaranya adalah sopir roda empat yang terkena tilang. Pelanggaran yang dilakukan para pengemudi bukan hal sepele, yakni tak memakai sabuk pengaman yang  bisa saja menghindarkan pengemudi dari kecelakan fatal yang berujung korban jiwa.

Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro, melalui Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polres Malang Kota, Ipda Luhur Santosa mengungkapkan, bahwa, 187 pelanggar roda empat tersebut, didominasi oleh mereka pelanggar yang tak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

Padahal, sabuk pengaman bukanlah merupakan hiasan. Namun merupakan salah satu fitur keamanan pengemudi yang menjadi standar keamanan dalam setiap kendaraan roda empat. Fitur ciptaan George Cayley pada pertengahan abad 19 ini adalah salah satu hal penting dalam upaya menjaga keselamatan pengemudi sendiri.

"Makanya ketika pengemudi roda empat berhenti, langsung dilihat terlebih dulu pemasangan sabuk pengaman, kalau memang tidak memakai, tentu konsekuensinya tilang," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sejatinya kewajiban untuk mengenakan sabuk pengaman sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) nomer 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Dideskripsikan dalam undang-undang tersebut, pasal 106 ayat 6, dimana menyebutkan, bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di jalan wajib mengenakan sabuk keselamatan baik pengemudi maupun penumpang yang berada di sampingnya.

Jika tidak mengindahkan aturan tersebut, maka konsekuensinya jelas, yakni menerima sanksi seperti yang disebutkan dalam pasal 289. Disebutkan pasal itu, jika tidak menggunakan sabuk pengaman bisa dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu. Bahkan bisa saja dipidana dengan kurungan selama satu bulan penjara.

"Namun tentunya pengendara harus sadar menggunakan sabuk pengaman demi keselamatan diri, bukan semata karena takut kepada petugas dan untuk menghindari hukuman atau denda," bebernya.

Sementara itu, Luhur juga menjelaskan, untuk pelanggaran pengendara roda dua, sebanyak 2.569 pelanggar. Mereka kebanyakan melakukan pelanggaran seperti tak membawa kelengkapan surat kendaraan, atau tak memakai kelengkapan berkendara seperti helm ataupun kelengkapan kendaraan yang tak sesuai standar.

"Untuk barang bukti yang kami amankan meliputi 1.632 STNK, 816 SIM serta 50 kendaraan," pungkasnya.

 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top