Mencengangkan, Angka Kecelakaan Kota Malang Turun 50 Persen Lebih

Razia kendaraan yang dilakukan Satlantas Polres Malang Kota sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kecelakaan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Razia kendaraan yang dilakukan Satlantas Polres Malang Kota sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kecelakaan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penurunan jumlah angka kecelakaan di Kota Malang, memang cukup mencengangkan. Sebab penurunan angka kecelakaan mencapai lebih dari 50 persen.

Hal itu terlihat dari jumlah data angka kecelakaan yang tercatat di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Malang Kota sampai dengan menejelang akhir tahun 2018.

"Penurunannya memang cukup drastis. 2017 saja sebanyak 318 kecelakaan. Angka itu berkurang drastis pada 2018, saat ini jumlahnya 182, mengalami penurunan 136," jelas Iptu Sutadi, Kanit Laka Lantas didampingi Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro (10/11/2018).

Tak hanya penurunan jumlah angka kecelakaan saja. Penurunan juga terjadi pada jumlah korban jiwa yang terlibat dalam kecelakaan. 2017 tercatat sebanyak 63 korban jiwa dalam insiden kecelakaan. Sedangkan tahun 2018, sebanyak 30 jiwa yang terenggut dalam kecelakaan.

"Penurunannya sekitar 52 persen atau sebanyak 33 orang, trend angka kecelakaan menurun, korban juga harus menurun," jelas Sutadi.

Kemudian, disusul dengan juga menurunnya jumlah korban luka ringan dan luka berat pada akibat kecelakaan. W017, jumlahnya tercatat sebanyak 390 orang. 2018, jumlahnya turun menjadi 265 orang.

Jumlah korban luka ringan juga mengalami penurunan. Pada 2017, tercatat ada 390 orang luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara pada 2018, jumlah korban turun 47 persen atau sebanyak 265 orang.

" Ini penurunannya sekitar 32 persen. Kalau yang luka pada 2018 sebanyak tiga orang. Kebalikannya pada 2017 malah tidak ada," jelas Kanit Laka.

Sementara itu, untuk jumlah kerugian materiil, juga menurun. Kerugian materi di tahun 2017 sebanyak Rp 283.935.000. Sedangkan di tahun 2018 sebanyak Rp 191.500.000.

Disampaikan Sutadi lebih lanjut, penurunan jumlah angka kecelakaan dan korban jiwa ini, tentunya juga kerjasama berbagai pihak, termasuk masyarakat sendiri yang semakin  sadar akan keselamatan berlalulintas.

"Upayanya ya sering diadakan razia kelengkapan kendaraan, seringnya petugas melakukan sosialisasi berkendara, ke masyarakat, ke sekolah serta koordinasi yang baik dengan petugas medis sehingga bisa segera menyelamatkan korban kecelakaan yang mengalami luka serius," bebernya.

Terakhir ia mengimbau, kepada masyarakat agar selalu berhati-hati ketika berkendara, serta selalu waspada. Selain itu, yang terpenting adalah melengkapi kendaraan dengan kelengkapan-kelengkapan yang memang wajib dipenuhi, seperti surat kendaraan, SIM dan kendaraan yang harus sesuai dengan standar yang ditentukan.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top