Atasi Kebocoran Air, PDAM Luncurkan Noise Logger Corelator

Wali Kota Malang Sutiaji (kopiah hitam) didampingi jajaran PDAM Kota Malang saat melakukan tinjauan lapangan. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (kopiah hitam) didampingi jajaran PDAM Kota Malang saat melakukan tinjauan lapangan. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tingkat kebocoran air PDAM Kota Malang menjadi sorotan Wali Kota Malang Sutiaji. Pasalnya, ada perbedaan data di atas kertas dengan kondisi lapangan. Perusahaan plat merah itu pun diminta segera meluncurkan sistem baru pengendali kebocoran.

Berdasarkan laporan, baru 63 persen air yang bisa dioptimalkan PDAM Kota Malang. Berdasarkan perhitungan, idealnya persentase kehilangan air atau air yang tidak terproduksi berkisar di angka 37 persen. Namun, jajaran manajemen melaporkan bahwa kebocoran yang terjadi hanya 19 persen.

Plt Direktur Utama PDAM Kota Malang Anita Sari menjelaskan, angka 19 persen kebocoran tersebut yang murni teknis bocor pada pipa saluran. "Ada pun selebihnya, bersifat loss karena penggunaannya untuk yang bersifat CSR, pada hidran atau pun penggunaan air non meter," jelas perempuan yang sebelumnya menjabat Direktur Bidang Keuangan PDAM Kota Malang itu.

Merespon warning Wali Kota Malang, PDAM melakukan trial pemasangan alat Noise Logger Corelator (NLC). "Alat ini kami tanam pada sambungan pipa PDAM, yang terhubung, terkontrol dan terkendali melalui Command Centre PDAM," urai Anita. 

"Alat akan mendeteksi suara aliran air yang bocor, sehingga dapat diketahui titiknya secara pasti," tambahnya. Menurut Anita, bahwa pada masa trial yang baru berjalan dua hari. Saat ini, alat baru terpasang pada 10 titik di kawasan Sumber Waras (sekitar makam Samaan). 

Waktu yang dibutuhkan untuk uji coba itu diperkiran antara satu hingga dua bulan. "Jika efektif dan akurat, maka akan dilakukan pemasangan secara masive di 2019," ungkapnya. Hal tersebut dilakukan agar kebocoran bisa terekam akurat dan tidak ada perbedaan antara data di lapangan dan di atas kertas. 

Wali Kota Malang Sutiaji merespons positif langkah yang dilakukan PDAM Kota Malang. Terlebih dalam waktu dekat PDAM Kota Malang jadi tuan rumah pertemuan PDAM se Indonesia. 

"Saya sangat berharap inovasi PDAM melalui NLC, dan ini infonya pertama di Indonesia, akan berjalan dengan baik dan nanti jadi rujukan PDAM lainnya di Indonesia," harap pria yang juga pengurus PC NU Kota Malang tersebut.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top