Nekat Nonton Drama 10 November di Jalur Rel, Dua Orang Tewas Terlindas Kereta dan Belasan Lainnya Luka

Salah satu korban meninggal
Salah satu korban meninggal

MALANGTIMES - Drama kolosal Surabaya Membara untuk memperingati peristiwa perang 10 November memakan korban Jum'at (9/11) malam.

Sejumlah penonton yang nekat duduk di atas jalur rel kereta api ada yang tewas. Ada yang tertabrak hingga terlindas rel sampai tewas hingga jatuh dari atas.

Semua itu terjadi ketika ada kereta yang melintas. Penonton yang tidak tahu kemudian kaget. Sehingga terjadi kepanikan.

Akibatnya ada terjadi aksi saling dorong. Sejauh ini dilaporkan belasan orang korban. Ada sembilan unit ambulance di lokasi kejadian yang disiagakan untuk evakusi korban.

Data dari Linmas kota Surabaya, dua orang korban meninggal  laki-laki dan seorang perempuan dibawa ke RSUD Dr.Soetomo sedangkan, empat orang korban luka dibawa ke RSUD Dr. Soewandi.

Identitas korban remaja putri bernama Erikawati (9), pelajar kelas III SD, warga Jl Kalimas Barat, Surabaya. Pihak keluarga keluarga korban saat ini telah berada di rumah sakit. Sedangkan, remaja putra itu belum diketahui karena tidak membawa indentitas.



Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan menuturkan, dua orang meninggal dunia akibat terlindas kereta api. "Kondisi jembatan khusus kereta api ini seharusnya tidak diduduki masyarakat. Sehingga saat kereta barang itu lewat, ada yang terlindas dua orang," ujar Rudi seusai ikut melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Acara teatrikal ini bukan hanya pada Jum'at (9/11) malam. Namun, masih akan berlanjut pada Minggu (11/11) pagi.

Pemkot Surabaya mengaku akan melakukan evaluasi terkait rencana menggelar teatrikal peringatan 10 November di dekat viaduk Jl. Pahlawan Surabaya, menyusul ada tragedi meninggalnya penonton acara.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti. "Iya kami akan melakuan evaluasi terkait rencana tersebut. Saya terus terang kaget mendengar ada penonton yang jatuh di sana," ujar Antiek Sugiharti.

Antiek juga menyatakan untuk pelaksanaannya, Pemkot Surabaya dan panitia acara sudah melakukan koordinasi dengan PT KAI terkait jadwal kereta api yang lewat di viaduk tersebut. "Tapi kami tetap menunggu arahan selanjutnya, jadi tidaknya digelar Minggu pagi," imbuhnya.

Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Surabaya TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top