Enaknya Nikmati Sego Empog Bersama Artis Krisdayanti di Kota Batu

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Krisdayanti saat menyantap sego empok di Festival Sego Empog Balai Kota Among Tani, Kamis (8/11/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Krisdayanti saat menyantap sego empok di Festival Sego Empog Balai Kota Among Tani, Kamis (8/11/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kota Batu cukup serius menggarap Sego Empog menjadi salah satu kuliner tradisional. Kali ini makanan yang dibuat dari campuran jagung itu dikemas dalam Festival Sego Empog yang berlangsung di Balai Kota Among Tani, Kamis (8/11/2018). 

Antusias warga pun sangat tinggi menyambut event tersebut. Ribuan warga Kota Batu memenuhi karpet merah dan duduk bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Ketua TP PKK Kota Batu Wiby Asri Santoso. Event itu juga berlangsung istimewa karena turt serta meramaikan event, artis Ibu Kota Krisdayanti. Krisdayanti bersatu dengan warga menikmati sego empog bersama warga di atas karpet merah.

Tanpa memandang kedudukan mereka pun membaur jadi satu sambil membantu mengambilkam lauk sego empog yang telah dibuat oleh 28 kelompok 24 desa atau kelurahan dari Kota Batu. Terdiri dari sego empog, sayur tempe tahu pedas, peyek, tempe goreng, mendol, perkedel, bali telur, dan sebagainya. 

Sego empok buatan ibu-ibu PKK itu sebelumnya dibuat dan dikreasikan di rumah dinas wali Kota Batu. Karena memang kreasi sego empog itu dilombakan.

Yang kemudian diarak terlebih dahulu sebelum disuguhkan, bersama ratusan penari sanduk. Ketua TP PKK Kota Batu Wiby Asri Punjul Santoso mengatakan Festival Sego Empog ini menjadi ajang pertama digelar oleh Kota Batu. “Melihat saat ini setiap kegiatan tidak terlepas dengan sego empog sehingga ingin menjadikan sego empog sebuah festival,” ungkap Wiby.

Ia menambahkan kegiatan ini juga untuk memperingati hari ulang tahun PKK ke 15. Sekaligus untuk mengangkat masakan tradisional khususnya di Kota Batu. “Sego empok itu juga sudah tradisi wajib yang disuguhkan kepada tamu Pemkot Batu,” katanya. 

Sementara itu Sri Wahyuni warga Kota Batu menambahkan senang dengan adanya Festival Sego Empog. Karena sego empog menjadi makanan tradisional yang seharusnya diangkat menjafi ikon kuliner Kota Batu.

“Selain mengangkat makanan tradisional. Juga mengangkat nilai kebersamaan antara pemkot bersama warga membaur untuk menjalin silahturahmi, dan ini hal yang langka,” ujar Wahyuni.

Ia pun berharap ke depannya digelar lagi Festival Sego Empok. Juga sebagai pengenalan kepada wisatawan. Melihat Kota Batu sebagai kota wisata yang sudah menjadi jujukan wisatawan domestik dan mancanegara. “Ya berharap kedepannya ini bukan jadi yang pertama dan terakhir. Tetapi bisa setiap tahunnya atau beberapa bulan sekali digelar,” harapnya. 

Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top