Sering Memalak, 'Pegawai Dishub' ini Justru Dirujuk ke Dinas Sosial

Agus setelah seragam dinasnya dicopot petugas Dishub Kota Prtobolinggo  (Agus Salam/JatimTIMES)
Agus setelah seragam dinasnya dicopot petugas Dishub Kota Prtobolinggo (Agus Salam/JatimTIMES)

MALANGTIMES - Aksi pemalakan yang dilakukan Agus Haryono (45) akhirnya tamat, pada Kamis (08/11) sekitar pukul 08,00. Setelah lelaki yang mengenakan atribut dan seragam Dinas Perhubungan (Dishub) setiap kali melancarkan aksinya itu, ditangkap petugas Dishub Kota Probolinggo.

Setelah sempat diamankan di kantor Dishub setempat, pria yang tinggal di Dusun Kenongo RT 5 RW 3, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo tersebut diserahkan ke Polres Probolinggo Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terancam pasal penipuan 368 dengan ancaman 9 tahun penjara.

Agus diamankan tak jauh dari kantor dishub kota, yakni di sisi selatan berdekatan dengan museum. Pagi itu, pria yang tak memiliki istri tersebut tengah berada di sebuah warung. Kepada pengunjung warung, ia meminta rokok, termasuk salah satunya Budi Jatmiko Kasi Pengendalian dan Operasi Dishub Kota Probolinggo, yang juga ikut ngopi.

Melihat pria yang berseragam seperti dirinya berulah meminta-minta rokok, Budi malu dan langsung menegurnya. Kecurigaannya ternyata benar, pria yang belum pernah dikenalnya tersebut, bukan pegawai dishub. “Ngakunya pegawai Dishub Pasuruan. Karena mencurigakan, saya panggil temnan-teman untuk mengamankan pria itu,” tandasnya.

Setelah dicecar berbagai pertanyaan, Agus kemudian berterus terang kalau dirinya bukan pegawai dishub. Baju seragam yang dipakainya, kata Agus diberi seseorang yang nama dan alamatnya tidak disebutkan. “Saya tahu langsung dia meminta rokok di warung. Ini kan mencoreng nama dishub. Ternyata benar, dia bukan pegawai dishub,” tambahnya.

Saat itu juga, seragam yang dikenakan Agus dicopot petugas dishub. Baju yang dikenakan pria yang mengendarai sepeda motor matik berplat nomor N 4746 RT tersebut, dipundaknya melati tiga. Sedang bawahannya atau celananya berwarna hitam, bukan biru seperti seragam dishub. Sepatu yang dikenakan, sepatu olah raga, bukan seperti dinas.

Budi Jatmiko mengaku, baru pertama kali mengetahui Agus. Sedang warga yang sering makan dan minum di warung selatan museum itu, yang bersangkutan sering ke sana. Dan setiap ke warung, Agus selalu meminta rokok. “Syukur dah ketangkap. Dia itu sering minta rokok di warung,” ujar salah satu pengunjung warung.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta AKP Nanang membenarkan kalau pihaknya telah menerima pelaku pemalakan yang diamankan dishub. Hanya saja, yang bersangkutan akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Mengingat, Agus sudah dua kali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sumber Porong, Lawang Kabupaten Malang.

Hal itu diketahui, setelah pihaknya menghubungi dan memanggil keluarga Agus. Dan lagi, yang bersangkutan hanya meminta rokok, tidak melakukan kekerasan dan ancaman kepada korban yang dimintai rokok. “Tidak ada unsur pidananya. Dan rekam jejaknya seperti itu. Ya, kita serahkan saja ke Dinsos. Biar Dinsos yang membina,” tandas kasat reskrim.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Jombang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top