Hindari PJU Rusak saat Musim Hujan, Ini Upaya Bidang PJU

Kabid PJU Disperkim Kota Malang Agus Sunarhadi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kabid PJU Disperkim Kota Malang Agus Sunarhadi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Memasuki musim penghujan yang saat ini datang, memang rawan terjadi bencana atau kejadian yang bisa saja merusak fasilitas umum. Misalnya lampu penerangan jalan.

Karena itu,  Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang melakukan persiapan dengan selalu men-standby-kan para petugas PJU.

"Hujan kan kadang disertai angin, sehingga PJU-PJU yang dekat dengan pohon juga rawan tertimpa pohon roboh. Entah itu kena kabelnya sehingga jadi putus atau kena tiangnya. Maka dari itu, kami standby-kan para petugas," jelas Agus Sunarhadi, kepala bidang (kabid) PJU (8/11/2018).

Selain itu, bidang PJU rutin untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi lampu-lampu PJU di kawasan Kota Malang. Jika memang terdapat lampu PJU yang terganggu ranting-ranting pohon di sekitarnya yang bisa memutuskan kabel PJU ataupun membahayakan, petugas PJU akan melakukan  pemangkasan dengan tetap melihat aspek kepentingan dan fungsi pohon.

"Tak serta-merta dipangkas seperti itu. Tentu juga harus dipertimbangkan supaya pohon tidak mati. Pemangkasan kan juga merupakan bagian dari perawatan," beber Agus.

Dia mencontohkan sepanjang Jalan Langsep, Sukun, Kota Malang, yang banyak sekali dahan pohon menutupi dan mengganggu kabel PJU. Karena itu, penerangan di kawasan tersebut menjadi tidak maksimal. Maka dari itu, beberapa waktu lalu, sudah dilakukan  pemangkasan pohon di sepanjang jalan tersebut.

"Pemangkasan kan juga untuk memaksimalkan fungsi PJU sehingga jika sebelumnya tidak begitu terang karena terganggu dahan pohon, setelah ditebang tentu akan lebih maksimal," imbuhnya.

Tak hanya itu. Agus juga mengharapkan  peran serta masyarakat dalam memberikan informasi jika memang ada PJU yang mengalami kerusakan atau terganggu ranting pohon dan lainnya.

"Peran serta masyarakat sangat diperlukan. Kami sendiri tidak mungkin  selalu tahu mana saja PJU yang mengalami kerusakan, ketiban pohon, dan ranting," ucap Agus. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top