Pelaku Industri Kecil Menengah Kota Malang Dilatih Bikin Produk Aman dan Bebas Bakteri

Salah satu pelaku industri makanan di Kota Malang menunjukkan produknya dalam pelatihan IKM di Hotel Grand Palace, Rabu (7/11/2018).
Salah satu pelaku industri makanan di Kota Malang menunjukkan produknya dalam pelatihan IKM di Hotel Grand Palace, Rabu (7/11/2018).

MALANGTIMES - Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang berharap IKM (industri kecil menengah) dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Karena itu, Disperin berharap ilmu yang didapat IKM terkait teknologi proses keamanan pangan bisa diterapkan. Tujuannya menjaga makanan bisa tahan lebih lama dan sesuai standar keamanan. 

Seperti diketahui, untuk IKM, Disperin mendorong agar mengurus izin produksi industri rumah tangga (PIRT) agar produk bisa dipercaya masyarakat bahwa itu aman untuk dikonsumsi. "IKM Kota Malang ini tidak perlu diragukan lagi untuk membuat produknya. Namun bagaimana membuat produk tersebut bisa bertahan lama, maka dari itu kami adakan pelatihan," ujar Suswati, Kepala Bidang Mamin Disperin Kota Malang, di sela-sela pelatihan IKM yang berlangsung di Hotel Grand Palace, Rabu (7/11/2018). 

Peserta pelatihan peningkatan kemampuan teknologi bagi Industri Kecil Menengah (IKM) (Hendra Saputra)

 

Dari pantauan MalangTIMES di lokasi, para peserta pelatihan memang cukup antusias dalam mengikuti acara. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Suswati. Bahkan, dia mengatakan  banyak di antara mereka yang sebenarnya ingin mengurus izin sedari awal. 

"Ya mereka (IKM) ini sebenarnya sudah ingin mengurus izin, tapi bingung syaratnya apa. Nah, dengan acara ini, mereka bisa tahu dan mengerti bagaimana mengurus izin untuk keamanan pangan," sambungnya. 

Pemaparan materi teknologi disampaikan dengan metode sederhana. Tujuannya  agar IKM dapat melakukan dengan baik. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga packing. 

Para peserta juga diberi tahu bagaimana menciptakan suasana tempat produksi agar aman dari bahaya bakteri dari hewan. Misalnya, tidak boleh dekat dengan kandang, atau tempat produksi tidak boleh berhubungan langsung dengan hewan peliharaan. Jadi, Disperin mengimbau agar saat produk makanan bisa steril. 

"Materi tersebut disampaikan para narasumber agar IKM mengerti dan menerapkan pada produk mereka. Jadi, produk yang dihasilkan bisa benar-benar bersaing," pungkasnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top