Disperin Kota Malang Pacu Peningkatan Kemampuan Teknologi Pelaku Industri Kecil Menengah

Foto bersama Disperin dengan peserta IKM di Hotel Grand Palace.(Hendra Saputra)
Foto bersama Disperin dengan peserta IKM di Hotel Grand Palace.(Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang menggelar pelatihan peningkatan kemampuan teknologi bagi industri kecil menengah (IKM) di Hotel The Grand Palace, Rabu (7/11/2018). 

Dalam acara tersebut, sebanyak 60 peserta dari IKM di Kota Malang menghadiri undangan Disperin. Mereka mengikuti pelatihan peningkatan teknologi makanan dan minuman. 

Kepada MalangTIMES, Kepala Dinas (Kadin) Disperin Subkhan menjelaskan bahwa acara tersebut untuk mendorong IKM agar bisa bersaing dengan produk atau brand yang sudah memiliki nama.  "Ya tetap kami dorong agar bisa bersaing dengan produk-produk bukan dari luar, tapi Malang Raya dulu," ujarnya. 

Salah satu caranya, menurut Subkhan, yakni menjaga mutu dan dengan packing produk  yang baik. Selain itu, ada jaminan keamanan. Misalnya ada PIRT (produk industri rumah tangga), sertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), sertifikat halal, apalagi sudah SNI (standar nasional Indonesia). "Jadi, itu harus di tempuh oleh IKM," sambungnya. 

Dengan mendorong IKM untuk membuat produknya lebih bermutu dan aman, Disperin mengundang berbagai narasumber. Yakni dari Sucofindo dan Dinas Kesehatan. 

Dengan mendorong IKM untuk meningkatkan kualitas produknya, Subkhan menaruh target agar 60 peserta tersebut bisa menularkan kepada rekannya yang lain. 

"Targetnya ya minimal 60 orang peserta semuanya ada PIRT-nya. Jadi, harapannya dari 60 peserta ini kan nanti ada komunitasnya. Keripik tempe Sanan itu jumlah komunitasnya 600-an dan lainnya juga banyak. Harapannya bisa terinformasikan dengan baik," ungkap Subkhan. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top