Begini Akibatnya, Jika Seseorang Lebih Suka Menghisap Barang yang Salah

Pelaku yang berhasil diamankan polisi (Humas Polres)
Pelaku yang berhasil diamankan polisi (Humas Polres)

MALANGTIMES - Begini akibatnya, jika hobi menghisap, namun yang dihisap adalah barang-barang salah atau barang-barang haram. 

Gara-gara suka menghisap narkotika golongan I jenis ganja, seorang pria berinisial MYD alias Yusuf (21) warga Jl Simpang Sukun, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, harus kapok.

Sebab, kerangkeng teralis besi bakal membatasi kebebasan Yusuf selama beberapa tahun kedepan. 

Ia ditangkap akhir pekan lalu, di kawasan Jl Sulawesi, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Saat ditangkap (30/10/2018), petugas menemukan barang bukti sebanyak satu paket ganja yang disimpan di saku celananya. 

Sebelumnya, petugas telah mendapatkan infromasi tentang adanya peredaran narkoba di Jalan Sulawesi.

Akhirnya petugas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil mendapati Yusuf yang kala itu sedang duduk di kawasan Jalan Sulawesi.

Saat petugas melakukan pengamatan, gelagat Yusuf begitu terlihat mencurigakan dan langsung mendatangi Yusuf lalu melakukan penggeledahan.

Benar saja, ketika digeledah ditemukan satu paket ganja di dalam sakunya, sehingga Yusuf pun tak bisa menggelak. 

Ganja tersebut dibungkus pelaku menggunakan sebuah kertas putih yang kemudian dilakban.

"Namun dia ngakunya barang tersebut untuk dipakai sendiri, dirinya bukan penggedar. Tapi petugas masih terus mendalami pengakuan YS ini," jelas Kasat Reskoba, Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat (3/11/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, ketika ditanya dari mana pelaku mendapatkan barang haram tersebut, pelaku mengaku tidak mengenal dan tidak tahu nama ataupun alamat  pemasok ganja kepadanya.

Sebab selama ini, pelaku dan pemasok mengirimkan barang dengan sistem ranjau. 

Pemasok meletakkan barang tersebut disuatu tempat, kemudian pelaku diberi tahu letak barang, baru oleh pelaku diambil.

"Nah ini yang masih kami dalami. Masih kami kembangkan. Memang sedikit mengalami kendala untuk menemukan bandarnya. Sebab kebanyakan mereka bertransaksi sistem ranjau. Tersangka kami kenakan Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara, pungkasnya

 

Editor : Heryanto
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top