Mahasiswa FILKOM UB Berikan Kemudahan Bagi Penyandang Disabilitas Cari Lowongan Pekerjaan Melalui Aplikasi D'Loker

Tim D
Tim D'Loker (Foto: Humas Filkom UB)

MALANGTIMES - Kini, penyandang disabilitas tidak perlu lagi bingung mencari lowongan pekerjaan. Sebab, kini sudah ada aplikasi lowongan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Nama aplikasinya adalah D'Loker. D'Loker merupakan hasil karya dari tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB). Mereka adalah Renaldy Sabdo Jati Purboningrat (Sistem Informasi/2016), Alexander Krisna Giri Wicaksono (Teknik Informatika/2016), dan Imam Farouqi Faisal (Teknik Informatika/2016) dengan bimbingan dosen FILKOM UB Hanifah Muslimah Az-Zahra, S.Sn., M.Ds.

"DíLoker dirancang dan dibuat dalam rupa sebuah aplikasi yang nantinya akan memudahkan penyandang disabilitas untuk menemukan berbagai informasi terkait lowongan pekerjaan sehingga kemudian bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan ketrampilan dan keterbatasan yang mereka miliki," ujar Renaldy.

16 September lalu, D'Loker mendapat penghargaan juara 3 kategori Apps Today dalam kompetisi IT Today 2018 di Bogor. IT Today adalah kompetisi IT tingkat nasional tahunan yang diselenggarakan oleh IPB.

Nah, DíLoker dibuat dalam dua versi. Versi pertama adalah aplikasi yang digunakan oleh pelamar pekerjaan. Pada aplikasi untuk pelamar pekerjaan, penyandang disabilitas akan melakukan registrasi dengan mengisikan data diri, melengkapi profil, dan mengunggah foto diri.

Setelah data diri terpenuhi, pelamar dapat secara aktif mencari lowongan pekerjaan yang tersedia pada aplikasi DíLoker. Selain itu, pada DíLoker juga ditanamkan beberapa fitur yang akan mempermudah pelamar untuk mendapatkan pekerjaan.

Sementara versi kedua adalah aplikasi DíLoker bagi perusahaan atau instansi yang memberikan lowongan pekerjaan. Bagi perusahaan dan instansi, aplikasi ini akan mempermudah penyebaran informasi, serta dapat menghemat waktu dan biaya.

Seperti yang diketahui, sudah ada aturan untuk instansi atau perusahaan pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD yang wajib mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 2% dari total pegawai. Sedangkan untuk perusahaan swasta wajib mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1% dari total pegawai. 

Editor : A Yahya
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top