Pak Kades Sudah Jatuh Tertimpa Dakwaan Baru, Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Lain

Oct 31, 2018 08:13
Tertunduk. Ari Ismanto kembali dituntut di hadapan hukum atas dugaan penyerobotan lahan PTPN XII Pancursari di area lainnya. (Dok MalangTIMES)
Tertunduk. Ari Ismanto kembali dituntut di hadapan hukum atas dugaan penyerobotan lahan PTPN XII Pancursari di area lainnya. (Dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sengketa lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII Pancursari di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dengan kepala desa (kades) Tegalrejo memasuki babak baru. 

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Babak yang membuat hidup Kades Tegalrejo  Ari Ismanto ibarat pepatah lama. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudah mendapat vonis 3 tahun 6 bulan dari hakim Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen beberapa bulan lalu, kini Ari kembali dituntut dalam kasus sama, tapi berbeda wilayah sengketa. 

Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Ari Ismanto yang diduga menyerobot dan menduduki secara ilegal tanah seluas 20 hektare milik PTPN XII Pancursari. Ari pun kembali dituntut hukuman dua tahun penjara oleh JPU.

Sebelumnya, Ari yang divonis 3,6 tahun penjara oleh hakim PN Kepanjen dalam kasus  yang sama, yaitu penyerobotan lahan milik PTPN XII Pancursari seluas 107 hektare. Dan, Ari akhirnya harus kembali berhadapan dengan tim JPU dan hakim PN Kepanjen. 

Walau masih tahap pembacaan tuntutan, Ari harus kembali menjalankan serangkaian sidang atas kasus yang sama. Tapi beda wilayah tersebut. JPU Ari Kuswadi mengatakan bahwa dimungkinkan setelah pembacaan tuntutan oleh pihaknya,  baru sidang vonis.  "Kemungkinan baru dua minggu lagi. Minggu ini agendanya masih pembelaan, " ucap Ari Kuswadi beberapa waktu lalu. 

Baca Juga : Polisi Akui Kejahatan Jalanan Kota Malang Meningkat Usai Program Asimilasi

Ari Ismanto tidak banyak berkomentar dengan tuntutan JPU atas dirinya saat sidang tersebut. Saat sidang, dia juga tidak didampingi kuasa hukumnya,  yakni Agus Syafii, dikarenakan agendanya bersamaan dengan persidangan lain. 
Tapi sesuai agenda yang ditetapkan hakim PN Kepanjen, dalam minggu ini tahapan pembelaan atau pleidoi akan segera digelar. "Ia tetap kami ajukan pleidoi untuk kasus ini, " ujar Agus. 

Untuk tuntutan Ari yang baru ini, Wakil Manajer PTPN XII Pancursari Fahriza Kurniawan menjelaskan perkara atau kasus yang dituntut pihaknya berbeda dengan persidangan bulan lalu.  "Kalau yang lama kasus yang 107 hektare. Sedang yang ini dugaan penyerobotan lahan di tempat lain. Tapi masih di satu afdeling yang ada di perkebunan Pancursari PTPN XII Pancursari. Dugaannya seluas 20 hektare untuk perkara yang ini," ujar Fahriza. (*)

 

Topik
Sengketa LahanPT Perkebunan NusantaraPTPN XII PancursariKecamatan Sumbermanjing WetanKades Tegalrejo
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru