Anggota baru DPRD Kota Batu, yakni Ali Mustofa dan Khudori, mengucap sumpah jabatan di hadapan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo di gedung DPRD Kota Batu, Selasa (30/10/2018).
Anggota baru DPRD Kota Batu, yakni Ali Mustofa dan Khudori, mengucap sumpah jabatan di hadapan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo di gedung DPRD Kota Batu, Selasa (30/10/2018).

MALANGTIMES - Setelah dua anggota DPRD Kota Batu masa jabatan 2014-2019 mengundurkan diri karena berganti partai, akhirnya DPRD Kota Batu mengangkat dua anggota baru melalui pengganti antar-waktu (PAW) di gedung DPRD Kota Batu. Dua anggota baru DPRD Kota Batu  ini menjabat dengan masa keanggotaan tahun 2018-2019 atau selama 9 bulan. 

#Selama satu tahun ke depan, dua nama ini akan mengisi anggota DPRD Kota Batu. Salah satu yang digantikan itu yakni Suwandi yang pindah ke Partai Demokrat dari sebelumnya PAN. Suwandi digantikan Ali Mustofa.

Kemudian Hasmono yang juga dari  PAN berpindah ke Partai Golkar dan digantikan  Khudori. Mereka resmi diangkat dan mengambil sumpah jabatan anggota DPRD Kota Batu di depan Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Sekretaris Daerah Zadiem Effisiensi,  para anggota DPRD Kota Batu lainnya, serta aparatur sipil negara (ASN) Kota Batu dalam rapat paripurna istimewa  pemberhentian dan PAW anggota DPRD tahun 2014-2019, Selasa (30/10/2018).

“Dua anggota itu mengundurkan diri. Alasannya hanya itu saja saat pamitan kepada saya,” ungkap Cahyo.

Tetapi, dua anggota yang mengundurkan diri itu karena mereka pindah partai sekaligus mencalonkan lagi jadi calon legislatif di partai yang baru. 

Menurut Cahyo, sebelumnya DPRD Kota Batu menjadwalkan untuk pelantikan pada bulan September 2018 lalu. Tapi karena terkendala anggaran, terpaksa pelantikan tersebut diundur. 

Surat balasan terkait dengan surat PAW dan peresmian itu sudah pada 17 September 2018 lalu. “Dalam surat itu gubernur Jatim memberikan waktu selama 60 hari untuk segera melakukan pelantikan,” imbuhnya

Terhitung sejak 17 September hingga 17 November mendatang diberi waktu untuk pelantikan. “Dan akhirnya hari ini (Selasa) kami bisa menuntaskan mengisi kekosongan anggota DPRD Kota Batu,” tambah Cahyo. 

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu 2018-2019 Ali Mustofa pada pemilihan anggota DPRD tahun 2014 lalu meraih perolehan suara kurang lebih 1.000. “Tidak menyangka saja. Ternyata kesempatan untuk menjadi anggota DPRD kota Batu bisa terwujud untuk 9 bulan ke depan,” ujar Ali. 

Ali sebelumnya merupakan seroang guru agama Islam di SMP Muhammadiyah 02 dan SMA Muhammadiyah 03. Namun karena ingin menjadi wakil rakyat pada tahun 2014 silam, dia memilih lengser menjadi guru.

“Ya karena ingin jadi wakil rakyat, saya lepaskan jabatan jadi guru. Tapi saat itu tidak jadi. Sehingga saya membuat wiraswasta,” katanya kepada MalangTIMES.

Kemudian Ali membuat usaha bersama keluarganya. Yakni petik jambu kristal di Desa Bumiaji yang masih bergerak hingga saat ini.

Menurut dia,  PAW ini  tentunya dengan melanjutkan program sebelumnya. “Ya istilahnya itu hanya penguatan saja akan masukan lebih positif,” ucapnya. 

Sedangkan Khudori pernah mengadi anggota DPRD Kota Batu. “Ini bukan kali pertama bagi saya. Karena sebelumnya juga menjabat. Tentunya dengan waktu selama 9 bulan itu akan memberikan kinerja yang terbaik,” harap warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, ini. (*)