Secepatnya 24 Desa/Kelurahan Harus Gunakan Sistem Keuangan Desa Online

MALANGTIMES - Rupanya para perangkat desa/kelurahan di Kota Batu segera tancap gas usai melakukan study banding di Sukabumi beberapa saat lalu. Mereka bakal segera menerapkan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) online di tempatnya masing-masing.

Terlebih memang sudah lama di kantor desa/kelurahan memiliki fasilitas wifi. Sehingga mudah untuk langsung diterapkan di kantor. 

Ketua Asosiasi Petinggi dan Lurah (Apel) Kota Batu Wiweko mengatakan, setelah dilakukan study banding di Sukabumi beberapa saat lalu, desa/kelurahan tidak mau kalah agar segera menggunakan (Siskeudes) secara online.

“Karena di Sukabumi itu ada 381 desa, yang sudah pakai Siskeudes 70 persennya. Jadi kenapa tidak segera lakukan saja, soalnya di Kota Batu cuman 24 desa/kelurahan,” kata Wiweko.

Untuk menunjang lancarnya menggunakan Siskeudes itu lanjut Wiweko, juga dilakukan pelatihan yang melibatkan seluruh Sumberdaya Manusia (SDM) hingga seluruh perangkat desa di Kota Batu. Adanya pelatihan ini untuk mempermudah menjalankan Siskeudes online. 

“Pelatihan itu juga sangat dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana cara-cara mengelola Siskeudes secara online. Apalagi belum banyak yang tahu secara online ini,” imbuhnya. 

Sementara itu Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso memang sangat mengharapkan kepada seluruh desa/kelurahan secepatnya menggunakan Siskeudes secara online. Tahun 2019 mendatang pengelolaan Siskeudes Offline harus menjadi Siskeudes online. 

Sebab menurutnya dengan adanya Siskeudes online bisa mempercepat pelaporan agar tersinkronisasi dengan Pemerintah Kota Batu.

“Secepatnya harus mulai menerapakan. Jadi tahun depan saat membuat laporan terkait APBDes dengan anggaran miliaran sudah bisa memanfaarkan teknologi IT itu,” harap Punjul. 

Top