Wujudkan Desa Wisata Prioritas Nasional, Kemenpar Sasar Homestay Desa Ngadas

MALANGTIMES - Desa Wisata Ngadas menjadi salah satu wilayah yang kini disiapkan sebagai desa wisata prioritas nasional.

Untuk mewujudkan itu, Kementerian Pariwisata pun mulai memberikan pelatihan dan pendampingan kepada beberapa desa wisata yang telah ditunjuk, salah satunya Desa Wisata Ngadas yang ada di Kabupaten Malang.

Beragam pendampingan pun dilakukan di desa yang berada di lereng Gunung Bromo itu. Kali ini, yang paling menjadi perhatian adalah homestay yang sudah banyak dikembangkan oleh penduduk lokal.

Sejauh ini, homestay yang ada terbilang sangat berpotensi dan banyak menarik wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

"Desa Wisata Ngadas ini menjadi salah satu yang paling banyak dilirik karena memang paket komplit. Dan saat ini, kami konsentrasikan pada penataan homestay," terang Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga, Kemenpar, Ujang Sobari di sela-sela kegiatan Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendampingan Workshop Pengelolaan Homestay di Desa Wisata Ngadas, Sabtu (27/10/2018).

Upaya pendampingan itu menurutnya dilakukan selama tiga hari sejak Kamis (25/10/2018) lalu dan melibatkan puluhan peserta yang merupakan anggota pokdarwis dan pemilik usaha homestay di wilayah Ngadas, Tumpang, dan sekitarnya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas dari desa wisata agar semakin banyak menarik wisatawan.

Lebih jauh dia berharap agar masyarakat di Desa Wisata Ngadas lebih telaten dalam mengelola beragam potensi yang ada. Terutama keunikan dan budaya lokal yang selama ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Selain itu, beragam pendampingan yang dilakukan juga diharapkan mampu diterapkan untuk kemajuan masing-masing desa wisata.

"Saya sudah mendapat pesan agar program desa wisata berkemajuan ini sukses dan harus terus dimonitor dan dimotivasi," jelasnya.

Ujung juga menekankan jika untuk mencapai target sebagai destinasi wisata yang paling banyak dicari memang membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Dia pun menargetkan setidaknya lima tahun ke depan Desa Wisata Ngadas akan semakin banyak dilirik. Terutama karena kebudayaan dan atraksi yang selama ini tak pernah luput menjadi perhatian para wisatawan.

"Butuh komitmen antar pokdarwis, pemerintah, dan pelaku usaha di bidang wisata. Semangat untuk menuju ke sana jangan sampai kendor," imbuhnya.

Menurutnya, Desa Wisata Ngadas memiliki beragam potensi yang harus terus dikembangkan. Selain kondisi alam yang sangat indah, budaya dan kehidupan sosial masyarakatnya sangat menarik bagi wisatawan.

Ada berbagai kebiasaan seperti jenis olahan dan kuliner di masing-masing homestay yang dipastikan menyimpan banyak rasa dan mampu memberi memori tersendiri bagi para wisatawan.

"Peketnya ada keliling ngadas, belajar budaya ngadas, dan melihat berbagai atraksi. Ada banyak bangunan sejarah juga di sini yang tentu banyak menarik perhatian," jelasnya.

Top