Pelaku UKM yang mengikuti pelatihan Gapura Digital oleh Google di Ngalup Coworking Space. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)
Pelaku UKM yang mengikuti pelatihan Gapura Digital oleh Google di Ngalup Coworking Space. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

MALANGTIMES - Usaha kecil menengah (UKM) tidak bisa kita remehkan. Sejauh ini, UKM memberikan kontribusi 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Bahkan, UKM juga menyumbang penyerapan tenaga kerja di Indonesia sebesar 97 persen.

Sayangnya, pencapaian UKM tersebut tidak dibarengi dengan meleknya pelaku UKM terhadap teknologi. Kebanyakan pelaku UKM di Indonesia masih gaptek. Padahal, pelaku UKM dapat melesatkan bisnisnya dengan menggunakan teknologi. Hal ini disampaikan oleh Operations Manager Gapura Digital Imas Handayani yang telah melakukan pelatihan untuk UKM di 12 kota besar di Indonesia.

"Mostly UKM yang ada di Indonesia masih gaptek. Mereka masih belum tahu bagaimana menggunakan internet. Itulah mengapa Google mengadakan program kelas gapura digital ini dimana UKM diberikan pelatihan secara gratis untuk bisa memanfaatkan internet dengan optimal," ujar Imas.

Lebih lanjut Imas menyatakan bahwa dibandingkan dengan UKM yang masih offline, UKM yang memanfaatkan internet untuk mengeksplore bisnis mereka mengalami peningkatan sebesar 80 persen daripada sebelumnya.

Nah, untuk itu, Google bersinergi dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Tbk mengadakan pelatihan dan membuat program bernama Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital tersebut untuk memajukan bisnis melalui digital. Salah satunya diadakan di Malang, tepatnya di Ngalup Coworking Space yang bisa diikuti pelaku UKM secara gratis setiap Sabtu dan Minggu. Salah satu pelatihannya yaitu pelatihan Google bisnisku.

"UKM diberikan pengertian mengapa harus online. Kemudian bagaimana langkah awal untuk bisnis bisa tampil di internet. Kemudian bagaimana agar orang mudah menemukan bisnis Anda di internet," ujar Imas. 

Selain itu, pelatihan tersebut juga memberikan beberapa option platform yang bisa digunakan pelaku UKM. Terdapat pula pengarahan dari fasilitator dan sejumlah jenis pelatihan lainnya. (*)