MALANGTIMES - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang semakin serius untuk melakukan upaya jemput bola. Sukses dengan layanan perizinan sampai ke tingkat kelurahan, ke depan pendampingan Online Single Submission (OSS) akan diberikan melalui mobil keliling.

"Saat ini OSS di Kota Malang baru dimulai, tapi ke depan untuk mempermudah masyarakat pasti akan diupayakan melalui layanan mobil keliling," terang Kabid Data dan Sitem Informasi DPMPTSP Kota Malang, Alwiyah pada MalangTIMES belum lama ini.

Saat ini, pasca disosialisasikan kepada masyarakat, pendampingan mendaftarkan izin melalui sistem OSS menurutnya sudah dilakukan di loket DPMPTSP di kantor layanan terpadu. Bagi masyarakat maupun pengusaha yang hendak memperoleh nomor induk berusaha (NIB) melalui OSS dan merasa kesulitan dapat segera menghubungi petugas yang ada.

Fasilitas dan sumber daya manusia, lanjut Alwi, sudah disiapkan sejak sistem OSS tersebut dilaunching belum lama ini. Sehingga untuk mewujudkan sistem perizinan yang cepat dan mudah, maka pendampingan sengaja dirancang. Mengingat, masih ada beberapa pelaku usaha yang masih dibingungkan dengan sistem yang tergolong baru itu.

"Dan pengusaha yang sudah memiliki izin usaha kami sarankan untuk mendaftarkan NIB melalui OSS," jelasnya.

Karena OSS merupakan sistem terpadu yang menurutnya memberi banyak manfaat kepada para pelaku usaha. Melalui OSS, data seorang pengusaha dapat dikoneksikan di seluruh kementerian di pemerintah pusat. Sehingga data akan terbaca dengan mudah. Di samping itu, ada banyak keuntungan lain yang dapat diperoleh para pengusaha yang terdaftar dalam OSS. 

Diantaranya informasi insentif fiskal yang akan diperoleh, seperti tax holiday, tax allowance, dan Pajak Penghasilan (PPh) 0,5% kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Jadi kami sangat mengimbau agar para pengusaha yang sudah memiliki izin usaha sekalipun untuk mendaftarkan NIB atau mendapatkan NIB di OSS," papar perempuan berhijab itu.

Sementara untuk memperkenalkan OSS kepada masyarakat dan pelaku usaha, DPMPTSP Kota Malang rutin menggelar sosialisasi terkait layanan tersebut. Bukan hanya pada para pengusaha besar, sosialisasi juga dilakukan hingga ke akar pemerintahan di tingkat RT dan RW. Tujuannya, setiap warga dapat mengakses pengetahuan tentang layanan DPMPTSP dari lingkungan pemerintah yang paling dekat.