Kepala Dinas Pendidikan M. Hidayat MM MPd (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)
Kepala Dinas Pendidikan M. Hidayat MM MPd (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

MALANGTIMES - Penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang semakin berbenah. Disdik tidak ingin ada kasus, termasuk dugaan korupsi, menyeruak di lingkungannya.

Salah satu upaya yang dilakukan Disdik adalah sistem pelayanan satu pintu. Tujuannya supaya tidak ada main belakang. "Kalau pun harus ada biaya, jelas biayanya yang harus dikeluarkan berapa, ketepatan waktu lamanya, persyaratannya apa saja," ujar Kepala Disdik Kabupaten Malang M. Hidayat.

Terkait penggeledahan KPK, Hidayat menyatakan bahwa wajar saja KPK melakukan itu karena statusnya sebagai kepala dinas. Namun, Hidayat sudah menjelaskan bahwa KPK tidak menemukan apa-apa. Dia juga sudah menegaskan dari awal dilantik, dirinya dengan jajaran harus on the track. 

"Saya dari awal setekah dilantik, saya bilang begini, ayo kita niati ibadah. Yang pertama itu. Dan kita harus on the track. Artinya, segala sesuatunya itu harus didasarkan pada payung hukum yang benar," tandasnya.

Lebih lanjut, Hidayat menyatakan bahwa setiap kegiatannya pasti lengkapi dengan SOP (standard operational procedure). Untuk itu, perihal selentingan mengenai proyek yang katanya diarahkan, Hidayat dengan tegas menyatakan itu tidak ada.

"Saya jamin di Dinas Pendidikan tidak akan pernah ada itu. Dan kalau ketahuan, saya yang akan berikan sanksi kepada bawahan saya," tegasnya. (*)