Bung Edi: Sepak Bola Malang Butuh Regenerasi Pemain Lokal

Oct 19, 2018 16:19
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (mengenakan topi hitam) bersama para pemain muda. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (mengenakan topi hitam) bersama para pemain muda. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Prestasi sepa kbola klub-klub di Malang yang kembang kempis Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengungkapkan kebutuhan regenerasi pemain-pemain lokal untuk memperkuat barisan tim besar asal Malang seperti Arema.

Selama ini, beberapa nama arek Malang sudah cukup dikenal di dunia sepak bola tanah air. Sebut saja nama Benny Wahyudi, Dendi Santoso, Johan Ahmad Farizi, Dedik Setiawan, Juan Revi, dan lain-lain. Nama-nama itu menjadi bukti bahwa pemuda-pemuda Malang sangat potensial jika dibina sejak awal. 

Baca Juga : Kontroversi, Prestasi, hingga Mundurnya Ratu Tisha dari Sekjen PSSI

Salah satu bentuk pembinaan yang bisa dilakukan yakni penyelenggaraan kompetisi-kompetisi lokal untuk pesepak bola junior. Ajang tersebut dinilai mampu untuk menjaring bakat-bakat segar langsung dari lapangan. "Even sepak bola dengan peserta anak di bawah usia 11 tahun sangat konstruktif bagi pembinaan sumber daya manusia pada bidang olahraga sepak bola," ujar pria yang akrab disapa Bung Edi ini.

Menurut Bung Edi, proses regenerasi merupakan hal yang sangat krusial dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola. Pasalnya, banyak kalangan saat ini membahas bagaimana pembinaan atlet usia dini agar prestasi bisa diukir dengan baik. "Semakin maju sepak bola, suatu negara maka semakin maju pula cara pandang mereka mengenai regenerasi," tegasnya.

Politisi Golkar itu menjabarkan, beberapa negara dengan tradisi kuat di dunia sepakbola seperti Brasil, Argentina, Belanda, Prancis, Spanyol, Jerman dan Inggris tidak pernah kehabisan sumber daya manusia pemain bola andal dari waktu ke waktu. Hal itu, lanjut Sofyan, terwujud karena pembinaan atlet usia dini hingga atlet muda yang cukup baik dan terancana. "Pembinaan sepak bola usia dini sebagai pembinaan dasar atau pembinaan awal dari rangkaian pembinaan jangka panjang dirasa sangat penting," tuturnya.

Bung Edi juga berharap, selain sebagai ajang pembinaan atlet usia muda, even kompetisi sepak bola mampu sebagai sarana menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan. Sekaligus, menanamkan semangat sportivitas yang mengalir dalam diri atlet muda. "Kami berharap para anak muda, khususnya di Kota Malang mampu menjadi tulang punggung bangsa Indonesia di masa mendatang," ujarnya.

Baca Juga : Libur Karena Covid-19, Kiper Persita Mulai Bosan

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Malang Haris Thofly mengungkapkan bahwa kepedulian untuk regenerasi diharapkan muncul dari banyak kalangan masyarakat. "Perlu sinergitas PSSI, pemerintah dan KONI Kota Malang. Sudah duduk dalam satu tempat untuk memajukan sepak bola sehingga saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Malang," pungkasnya. (*)

Topik
Prestasi sepak bola klub klub di Malang yang kembang kempispenyelenggaraan kompetisi kompetisi lokal untuk pesepak bola juniorWakil Wali Kota MalangSofyan Edi JarwokoBung Edi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru