Didik Waluyo dan Candra Irawan korban kecelakaan maut, Kecamatan Sumberpucung, Kamis (18/10/2018) (Foto : Istimewa)
Didik Waluyo dan Candra Irawan korban kecelakaan maut, Kecamatan Sumberpucung, Kamis (18/10/2018) (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Pemberitaan ini sepertinya bisa menjadi pembelajaran bagi semua pengguna jalan. Jika rasa kantuk tiba, sebaiknya menepi dan beristirahat mengemudi jika tidak ingin bernasib sama seperti yang dialami Didik Waluyo serta Candra Irawan, warga Jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Keduanya harus meregang nyawa usai mengalami kecelakaan maut, Kamis (18/10/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, Kanitlaka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto menegaskan, kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Desa Ngebruk Kecamatan Sumberpucung.

Petaka bermula ketika sepeda motor Beat nopol N 5669 ABE, yang dikendarai Didik melintas dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba saja sepeda motor tersebut melaju melebihi lajur tengah jalan.

“Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diperkirakan korban mengantuk saat mengemudi,” tegas Agus kepada MalangTIMES.

Nahas, disaat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk nopol AG 9156 US, yang dikendarai Agus Prayitno warga Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung.

Karena jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara tidak bisa menguasai rem dan kendali laju kendaraan mereka. Kecelakaan maut tak bisa dihindarkan.

Akibatnya, kedua pengendara sepeda motor terpental ke median jalan. Sedangkan truk sempat terpelanting ke sebelah kiri laju kendaraannya, sebelum akhirnya menabrak tiang listrik. “Didik meninggal seketika di lokasi kejadian,“ sambung Agus.

Agus menambahakan, Didik dinyatakan meninggal setelah mengalami luka parah di bagian kepala. Nasib serupa juga dialami penumpang sepeda motor. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit karena luka parah di bagian kepala, akhirnya Candra meregang nyawa ketika sempat dirawat di RSUD Kepanjen.

“Saat ini kedua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti, kasus ini akan kami dalami sembari menggali keterangan dari beberapa saksi,” imbuhya.

Atas insiden ini, Agus mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati ketika berkendara. Selain menaati peraturan, aturan keselamatan juga harus dipatuhi para pengguna jalan.

“Saya tidak henti-hentinya menasehati masyarakat agar lebih berhati-hati, berawal dari kelalaian dan kurang menaati peraturan lalu lintas menjadi penyebab utama kecelakaan. Jika dilihat dari data yang kami himpun sudah ada ribuan kasus kecelakaan dan berujung meninggal dunia, bahkan angkanya setiap tahun menunjukkan peningkatan yang signifikan,” pungkasnya.