MALANGTIMES - Pemkot Malang bakal segera melakukan roadshow ke RT dan RW untuk mengajak masyarakat Kota Malang sadar akan pentingnya program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan sambutan pada agenda Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang melaunching Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

"Masih ada orang-orang yang belum paham tentang itu, padahal sudah ada undang-undang (UU) jelas, mulai dari UU 1945 pasal 20 sampai ada UU nasional kesehatan nomor 40 tahun 2004, ada yang khusus BPJS UU 24 tahun 2011 yang mengatur semua itu," ucap Sutiaji.

"Karena itulah eksistensinya akan dikuatkan dengan cara sosialisasi kepada seluruh komponen masyarakat. Nanti sama-sama dengan Pak Lurah yang menyebarkan ke RT, RW," tegasnya.

Untuk itu, Sutiaji juga mengharapkan, untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memberikan contoh kepada masyarakat agar bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, namun hanya untuk jaminan kecelakaan.

"Ya makanya itu kami akan coba data, masuk kesana, ASN bisa memiliki kartu BPJS akan kami ujicobakan, akan kami sampaikan dan kami tinjau kepesertaanya, tapi itu kalau regulasi kita membolehkan," jelasnya.

Sutiaji juga melanjutkan, mau tidak mau, kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat memberikan motivasi, edukasi, promosi bagaimana keberadaan BPJS saat ini menjadi sebuah kewajiban dan keniscayaan.

"Ini adalah kepentingan bersama, sebagai persiapan tatanan hidup kita kedepan, mulai dari jaminan kesehatan atapun jaminan ketenagakerjaan. Saya sangat mengapresiasi khususnya pedagang Pasar Oro-oro Dowo yang sadar dan mengikuti kepesertaan," terangnya.