Disperkim Beri Suntikan Permodalan untuk Warga Rusunawa, Siapa Saja yang Berhak Menikmatinya?

Warga Rusunawa saat melakukan pelatihan pengolahan jamur krispi (UPT Rusunawa)
Warga Rusunawa saat melakukan pelatihan pengolahan jamur krispi (UPT Rusunawa)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya menyejahterakan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Termasuk ratusan MBR yang tinggal di Rusunawa Kota Malang.

Untuk upaya itu, Pemkot Malang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang memberikan modal atau embrio yang nampaknya bakal sangat berguna dalam upaya menyejahterakan MBR yang tinggal di Rusunawa.

Pelaksana Tugas (Plt) Rusunawa Kota Malang, Takroni Akbar mengungkapkan, bahwa pihaknya, memberikan warga Rusunawa pelatihan pengolahan makanan, yakni pengolahan jamur secara gratis. Pelatihan ini tentu untuk mewujudkan kesejahteraan warga Rusunawa.

"Ini Kiat-kiat kami dalam memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat atau warga hunian rusunawa dalam rangka  menciptakan lapangan usaha baru. 

Dengan harapan, kelak mereka bisa memanfaatkan sedikit modal pengetahuan yang diberikan untuk membantu meningkatkan taraf kesejahteraan, jika nantinya usaha yang dirintis ini berhasil," jelasnya.

Dengan begitu, lanjutnya, mereka yang sebelumnya, sangat kesulitan dalam membayar sewa rusun selama ini, bisa terbantu dan bisa menjadi warga rusun yang tertib dalam administrasi pembayaran sewa rusun.

"Karenanya, Kepedulian Pemerintah atau lembaga-lembaga yang membidangi masalah ini, sangatlah  penting untuk memberi bantuan ataupun  dukungan" ujarnya melalui pesan Whatsapp pada MalangTIMES (13/10/2018).

Selain itu, tak hanya upaya pemberian pelatihan, pihaknya juga berupaya, bagaimana MBR Rusunawa bisa mendapatkaj bantuan atau support permodalan yang lunak, sehingga hal itu juga bisa semakin memacu mereka untuk maju.

"Selian pelatihan materi, tentu dibutuhkan sebuah modal untuk pengembangan usaha. Karenanya kami terus berupaya untuk itu, semoga saja ada jalan keluar terkait permasalahan permodalan," jelasnya

Jika, upaya-upaya dalam memberikan pelatihan itu berhasil, hal itu juga berdampak kepada image atau citra dari UPT Rusunawa.

UPT Rusunawa bakal memiliki icon sepwrti halnya Kampung Sanan dengan tempenya, UPT TPU dengan kopinya sedangkan UPT Rusunawa dengan Jamurnya. 

Editor : Heryanto
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top