Hanya Satu Jam, Berkat Pesan di HP Polisi Berhasil Bekuk Jaringan Narkoba

Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Satreskoba Polres Malang Kota, berhasil melakukan ungkap jaringan narkoba. Ungkap tersebut bahkan tak membutuhkan waktu lama, yakni hanya sekitar satu jam. Hasilnya dua pelaku penyalahgunaan narkoba berhasil dibekuk.

Dua pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut, yakni RP (33) warga Jalan Muharto gang 7, Kota Malang dan juga BK (28) warga Jalan Selat Sunda, Kota Malang.

Dalam melakukan penangkapan terhadap RP, pihaknya memang tidak menemukan barang bukti sabu. Sehingga saat itu pelaku pun sempat mengelak bahwa ia bukan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Setelah kembali digeledah, petugas hanya menemukan sebuah ponsel yang disimpan di dalam saku pelaku. Kemudian petugas sempat melihat isi pesan dalam ponsel pelaku. 

Dari situ, petugas mendapati bahwa pelaku memang sudah sempat bertransaksi dengan pembeli sabu. Akhirnya iapun tidak bisa mengelak lagi.

Kasatreskoba, Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat mengungkapkan, tertangkapnya pelaku bermula atas informasi masyarakat. Pelaku seringkali diketahui warga melakukan transaksi narkoba di lingkungan sekitar.

"Dia tertangkap belum lama ini, di rumahnya. Saat itu dia akan keluar rumah. Namun saat itu tidak ada barang bukti, hanya sebuah HP, tapi terus didalami lagi dari isi pesan HP pelaku," jelasnya (13/10/2018).

Sebelum dilakukan penangkapan, sabu milik pelaku, semuanya sudah berpindah tangan ke pembeli berinisial BK. Atas informasi itu, kemudian petugas pun melakukan pengembangan sampai akhirnya berhasil menangkap BK.

Dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil meringkus beberapa barang bukti. Yakni satu bungkus klip kecil sabu, satu bungkus klip sedang berisi sabu.  

"Sabu tersebut disimpan pelaku di dalam sebuah bungkus rokok untuk mengelabui petugas namun beruntung karena petugas jeli, barang bukti tersebut tetap bisa diamankan. Total beratnya sekitar 0,1 gram," jelasnya.

Saat ini, petugas terus mendalami dari mana pelaku mendapatkan pasokan sabu tersebut. Akibat perbuatannya kedua tersangka bakal dikenakan ancaman hukuman penjara di atas 3 tahun. 

Tersangka RP dikenakan pasal 114 ayat (1) UU.RI. Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara. Sedangkan BK dikenakan pasal 112 ayat (1) UU.RI. Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top