Waspada, Ombak Besar Setinggi Tiga Meter Bakal Terjang Nelayan

Ilustrasi prahu nelayan sendang biru (Foto : Instagram)
Ilustrasi prahu nelayan sendang biru (Foto : Instagram)

MALANGTIMES - Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, juga berdampak ke perairan yang ada di Kabupaten Malang. Beberapa waktu belakangan ini, ombak besar menerjang para nelayan yang sedang melaut untuk mencari ikan.

Salah satu nelayan Sudarsono menuturkan, beberapa waktu ini kondisi ombak memang tinggi. Puncaknya sepekan belakangan, ombak mencapai ketinggian antara tiga hingga empat meter. “Biasanya hanya 1,5 meter saja,” terang Sudarsono kepada MalangTIMES.

Meski ombak dalam kondisi tinggi, namun Sudarsono dan para nelayan lainnya tetap melakukan rutinitas seperti biasanya. Kondisi ombak yang tidak pecah karena dihantam angin, menjadi alasan para nelayan tetap melaut untuk mencari ikan. “Bulan Juni hingga November merupakan musim panen bagi kami (nelayan), jadi sayang kalau tidak melaut,” sambung Sudarsono.

Sudarsono menambahkan, dalam sehari pihaknya bisa mendapatkan hasil 20 ton ikan. Padahal jika melaut selain bulan panen (Juni-November), para nelayan biasanya hanya dapat 5 ton saja. “Hasilnya melimpah, sampai-sampai susah laku jika memasuki musim panen seperti saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Arif Hermanto menuturkan, fenomena tingginya ombak di perairan laut Jawa Timur ini, diperkirakan bakal berlangsung hingga beberapa pekan kedepan. “Dipastikan ketinggian ombak bakal mencapai ketinggian antara 1,5 hingga tiga meter,” terang Arif.

Untuk itu, Arif mengimbau kepada nelayan untuk lebih waspada ketika beraktivitas di perairan laut yang ada di Kabupaten Malang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketinggian ombak. Selain intensitas hujan ringan yang bakal terjadi di perairan Jawa Timur, kecepatan angin juga menjadi penyebab utama tingginya ombak di perairan Kabupaten Malang. “Kecepatan angin mencapai 48 kilometer per jam, kondisi ini dipastikan bakal berlangsung pada bulan Oktober ini,” pungkasnya.

Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top