Yoga Herlambang, tersangka pencurian,  dan barang bukti seekor burung diamankan polisi.(Foto : Istimewa)
Yoga Herlambang, tersangka pencurian, dan barang bukti seekor burung diamankan polisi.(Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Pecinta kicaumania di Malang Selatan sedikit lega. Itu karena salah satu pencuri burung yang meresahkan masyarakat, Yoga Herlambang, warga Kelurahan/Kecamatan Dampit diciduk Polsek Pagelaran, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga : Warga Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Kota Batu

Kanitreskrim Polsek Pagelaran Aiptu Ketut Agung menjelaskan, ketika beraksi, tersangka bisa dibilang nekat. Pasalnya, pria 32 tahun ini  melancarkan aksinya pada pagi hari. Terakhir, burung peliharaan milik Sodik, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, dibawa kabur tersangka. “Saat itu burung kepodang yang berada di depan teras sempat dibawa lari oleh pelaku,” terangnya.

Agung menambahkan, ketika pagi biasanya burung kicauan memang dijemur oleh pemiliknya. Moment seperti ini menjadi kesempatan Yoga guna melakukan pencurian. Sebelum melancarkan aksinya, tersangka terlebih dulu berkeliling sekitar kampung. “Jika memastikan situasi aman, pelaku tidak segan-segan untuk mengambil burung yang sedang dijemur tersebut,” imbuhnya.

Untungnya, saat menyasar burung peliharaan milik Sodik, warga sekitar sempat mempergoki insiden tersebut. Spontan pelaku berlari dan seketika itu juga dikejar warga sembari diteriaki maling. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Pagelaran. “Berselang beberapa saat kemudian, tersangka kami amankan ketika bersembunyi di pekarangan rumah warga Desa Sawahan, Kecamatan Turen,” sambung Agung.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Selain tersangka, barang bukti burung kepodang beserta sangkarnya diamankan polisi. Dari pendalaman penyidik, tersangka bukan pemain baru. Aksi pencurian sudah sering dia lakukan. Kecamatan Turen dan Pagelaran menjadi sasaran utama pencurian.

Kemungkinan besar, Yoga tidak sendirian saat melancarkan aksi pencurian. Akibat perbuatannya, kini Yoga harus mendekam dibalik jeruji penjara Mapolsek Pagelaran. “Kami masih melakukan pengembangan terkait dugaan pelaku tambahan, tersangka dijerat pasal 363 KUHP, ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” ujar Agung. (*)