Bus Seruni Dishub Kabupaten Malang sebagai inovasi untuk menggugah kesadaran berlalulintas (foto: Nana/ MalangTIMES)

Bus Seruni Dishub Kabupaten Malang sebagai inovasi untuk menggugah kesadaran berlalulintas (foto: Nana/ MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sedang bergiat menelurkan berbagai inovasi yang diharapkan menjadi bagian dalam pelayanan yang lebih optimal terhadap masyarakat. Baik dalam bidang agribisnis, energi terbarukan, lingkungan hidup, maupun di bidang teknologi informasi dan komunikasi. 

Berbagai inovasi tersebut terus dirangsang kelahirannya dalam berbagai kegiatan. Seperti yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Malang, melalui lomba inovasi teknologi. 

Contoh kecil inovasi yang telah ada dan akan lahir di Kabupaten Malang adalah Seruni (Sosialisasi Edukatif Rambu Lalu lintas Untuk Anak Usia Dini) yang pernah diapresiasi oleh Hj Jajuk Rendra Kresna sebagai Bunda PAUD. Serta persiapan pembentukan terminal wisata dengan mengoptimalkan terminal-terminal tipe C di wilayah Kabupaten Malang. 

Seruni sebagai ruang edukasi bagi anak-anak PAUD dalam berlalulintas (Nana)

Dua inovasi yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang ini yang nantinya akan dimasifkan dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat berlalulintas di jalan raya. Melalui lomba inovasi teknologi yang digelar secara terbuka dan umum oleh Balitbang Kabupaten Malang. 

"Ini sebagai bentuk pelayanan kita untuk semakin menggugah kesadaran masyarakat khususnya anak-anak sebagai pioner dalam memasifkan kesadaran berlalu lintas. Kita ikutkan lomba inovasi agar semakin dikenal luas dan bermanfaat luas juga," kata Hafi Lutfi Kepala Dishub Kabupaten Malang,  Rabu (10/10/2018) kepada MalangTIMES. 

Lutfi menjelaskan inovasi Seruni lahir didasari dengan semakin meningkatnya kecelakaan di jalan raya dikarenakan pelanggaran manusianya. Korban berjatuhan di jalan raya juga menimpa anak-anak dikarenakan persoalan tersebut. Kondisi inilah yang membuat Dishub melahirkan program Seruni dengan tujuan memberikan pengenalan, pembelajaran kepada anak-anak mengenai rambu-rambu lalu lintas. 

"Melalui anak-anak inilah kita mencoba untuk memutus mata rantai kecelakaan di jalan raya. Lewat anak-anak yang nantinya akan menjadi pioner dalam ketertiban dan keselamatan berlalulintas," ujar mantan Kepala BPBD Kabupaten Malang. 

Inovasi Seruni telah berjalan dan mendapat sambutan positif di kalangan PAUD. Melalui berbagai sarana yang dimilikinya, seperti bus Seruni serta alat peraga edukasi rambu-rambu lalu lintas. Anak-anak diajak menumbuhkan kesadaran pentingnya ketertiban dan keselamatan dengan cara bermain khas anak-anak. 

"Sangat antusias sekali anak-anak dengan program Seruni. Kadang kita kerepotan melayani seluruh wilayah yang ada," ujar Lutfi sambil tertawa. 

Terminal wisata adalah inovasi kedua dari Dishub Kabupaten Malang yang sedang terus dipersiapkan. Serta akan diikutkan dalam lomba teknologi Balitbang Kabupaten Malang. Inovasi tersebut lahir dengan adanya terminal-terminal tipe C yang ditinggal kendaraan umum sehingga tidak berfungsi dikarenakan juga semakin maraknya kendaraan online saat ini. 

Mangkraknya berbagai terminal tersebut, yang membuat Lutfi akan mengubah fungsinya menjadi ruang transit atau rest area bagi wisatawan maupun masyarakat. Sehingga keberadaan terminal tersebut kembali bisa beroperasi dan tentunya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Jadi nantinya terminal wisata ini juga bisa jadi tempat informasi wisata. Sekaligus sebagai pusat kuliner khas Kabupaten Malang untuk para wisatawan," ujarnya. 

End of content

No more pages to load