Industri Kecil Menengah di Kota Malang Tumbuh Subur, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Nov 06, 2018 06:49
Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Subkhan (foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)
Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Subkhan (foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Malang tumbuh subur. Jika 2016 tercatat ada 3.355 IKM dalam sekali kecil, menengah, dan besar, maka tahun ini jumlahnya mengalami pertumbuhan hingga 20 persen. Namun meski begitu, Pemerintah Kota Malang akan terus melakukan evaluasi.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Subkhan mengatakan, pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya terjadi pada industri makanan dan minuman. Kebanyakan berasal dari industri rumahan atau home industry yang dibuat dengan modal tak terlalu besar.

Menurutnya, sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif, industri makanan dan minuman ataupun yang lainnya saat ini masih harus terus didorong pertumbuhannya. Salah satunya melalui pelatihan berkala, namun juga disertai pendampingan.

"Kami tidak mau hanya memberi pelatihan. Setelah pelatihan kami evaluasi, apakah ada pengaruh pada kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan," katanya pada wartawan belum lama ini.

Dia menyebut, kelemahan IKM di Kota Malang bukan hanya pada segi permodalan. Melainkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing dengan daya kreativitas yang tinggi. Karena untuk permodalan, selama ini sudah diatasi melalui fasilitas dengan bank mitra yang ditunjuk.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

"Kalau modal sudah ada cara untuk menyelesaikannya, tapi untuk peningkatan SDM memang perlu dilakukan," jelasnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, dari total lebih dari tiga ribu IKM yang ada, baru 18 industri yang masuk kategori besar, 146 dengan kategori menengah, dan sisanya adalah industri kecil rumahan. Sebagian besar juga sudah disentuh untuk dilakukan pelatihan secara berkala.

"Industri besar, menengah, dan kecil rata-rata bergerak di bidang ekspor dan import perhiasan, makanan dan minuman, serta industri hasil tembakau (IHT/pabrik rokok)," pungkasnya.

Topik
Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang SubkhanDinas Perindustrian Kota MalangIndustri Kecil Menengah di Kota Malangindustri rumahan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru