Awas, Penipu Bermodal Mobil Rentalan Dijadikan Jaminan Mencari Mangsa

Korban penipuan saat melaporkan insiden yang dialaminya ke Polres Malang, (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Korban penipuan saat melaporkan insiden yang dialaminya ke Polres Malang, (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jangan mudah percaya dengan orang yang bar dikenal. Terlebih lagi menyangkut soal utang piutang. Akibatnya bisa merugi. Hal itu seperti dialami Bambang Supratmo warga Desa/Pakisaji ini. Pria 50 tahun itu, tertipu teman yang baru dikenalnya. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta.

Kepada MalangTIMES Bambang menceritakan kejadian apes yang dialaminya. Dia mengenal teman baru berinisial AM pada bulan Agustus lalu. Berselang tiga minggu kemudian, pelaku , meminjam uang kepada korban. “Saat itu dia (pelaku) mengaku butuh modal untuk mengembangkan usaha. Dia meminjam uang sebesar Rp 22 juta kepada saya,” terang Bambang.

Mulanya dia menolak untuk memberikan pinjaman. Namun dikarenakan memberikan jaminan mobil Xenia, akhirnya dia meminjamkan uangnya. AM mengaku itu adalah mobilnya. Ternyata mobil yang dijaminkan merupakan mobil rental atau persewaan. 

Karena merasa dirugikan, dia pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dia melaporkannya ke Polres Malang Senin (8/10/2018).  Kanit Tipikor Polres Malang Iptu Sutiyo mengatakan, semula korban menolak untuk memberikan pinjaman. Mengetahui hal ini, AM berupaya meyakinkan korban dengan memberi jaminan mobil Xenia. “Pelaku mengaku jika itu mobilnya, korban akhirnya percaya dan meminjamkan uang miliknya,” tuturnya.

Sutiyo menambahkan, pelaku berjanji akan mengembalikan hutang seminggu kemudian. Namun, setelah 10 hari kemudian, pelaku justru tidak ada itikat untuk mengembalikan uang pinjaman. Korban yang merasa khawatir, berupaya mencari keberadaan AM. Sayangnya, ketika di hubungi melalui telephone dan pesan singkat, justru nomer yang bersangkutan sudah tidak aktif. “Berselang beberapa minggu kemudian, pemilik rental mobil mengunjungi kediaman korban dan membuktikan jika mobil yang dijadikan jaminan, merupakan kendaraan yang disewa pelaku,” imbuhnya.

Hingga saat ini polisi masih berupaya melakukan penyelidikan, guna meringkus pelaku penipuan. Selain meminta keterangan terhadap korban, beberapa barang bukti termasuk satu unit mobil Xenia sudah disita polisi. Jika tertangkap, AM dapat dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, ancaman maksimal empat tahun penjara. “Sementara ini pelaku masih menjadi buron dan sudah kami masukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO),” tutup Sutiyo.

Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top