M Hidayat Kepala Disdik Kabupaten Malang berpesan agar penggunaan DAK ikuti aturan yang ada (foto: Nana)
M Hidayat Kepala Disdik Kabupaten Malang berpesan agar penggunaan DAK ikuti aturan yang ada (foto: Nana)

MALANGTIMES - Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Malang tahun 2018 sejumlah Rp 19,1 miliar siap untuk dikucurkan ke berbagai sekolah. 

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

Dana dengan nilai terhitung besar dibanding tahun 2017 lalu ini diperuntukkan untuk belanja barang dan jasa serta belanja modal di berbagai SD yang mendapatkan alokasi tersebut. Dari dua belanja tersebut, sesuai dengan data di APBD Kabupaten Malang 2018 sejumlah Rp 955 juta dipergunakan untuk belanja barang dan jasa. Sedangkan untuk belanja modal berupa pengadaan gedung atau kantor tempat kerja senilai Rp 17,5 miliar serta untuk pengadaan buku sebanyak Rp 572 juta. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang menyampaikan, dengan akan dikucurkannya DAK untuk SD di tahun ini diharapkan seluruh prosesnya berjalan sesuai dengan aturan. 

"Ini pesan saya kepada para penerima DAK. Agar anggaran tersebut benar-benar dipergunakan sesuai peruntukkannya. Serta tentu ya tetap taati aturan maupun petunjuk teknisnya," kata M Hidayat Kadisdik Kabupaten Malang, Senin (08/10/2018) kepada MalangTIMES. 

Pesan orang nomor satu di Disdik Kabupaten Malang tersebut sebagai upaya meminimalisir berbagai persoalan yang dimungkinkan terjadi. Baik dalam proses pencairan, penggunaan sampai pada pelaporan atas kegiatan sesuai yang telah ditentukan. 

"Ikuti saja aturan yang telah ditetapkan. Sehingga tidak menimbulkan persoalan di belakang hari. DAK ini semoga dipergunakan sebaik dan semaksimal mungkin. Ujungnya untuk peningkatan mutu anak didik dan sekolah itu sendiri," tegas Dayat sapaan Kadisdik Kabupaten Malang. 

Di kesempatan berbeda, Kepala Bidang SD Disdik Kabupaten Malang Slamet Suyono menyatakan, di tahun ini DAK diperuntukkan untuk SD negeri. Sedangkan untuk SD swasta tidak mendapatkannya di tahun ini. 

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

"Sedang untuk pengelolaan sama saja seperti tahun lalu. Yakni dilaksanakan secara swakelola," ujarnya. 

Disinggung jumlah penerima DAK SD tahun 2018, Slamet menerangkan, untuk pengadaan ruang kelas baru (RKB) diperuntukkan ke 10 SDN. Dengan total RKB sekitar 15 ruang. Nantinya, dimungkinkan dari 10 SDN tersebut menerima bantuan 1 sampai 2 RKB. 

Sedangkan untuk rehab gedung sekolah mencapai sekitar 190 unit yang tersebar di 55 SDN.  “Anggaran rehab ringan sekitar Rp 45 juta. Sedang rehab berat sekitar Rp 67 juta,” ujar Slamet yang juga menyampaikan untuk pencairan DAK dilakukan dalam tiga termin atau tahapan.

Di tahun 2018 ini Disdik Kabupaten Malang juga menerima DAK untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) senilai Rp 281,4 juta. DAK PAUD akan diserahkan atau diberikan kepada pihak ketiga/masyarakat. Sedangkan untuk DAK SMP di tahun yang sama nilainya mencapai Rp 14,8 miliar.