Salah satu jalan di wilayah Gondanglegi yang kini telah membuat warga sekitar tersenyum senang. Dulu,  jalan tersebut kerap membuat berbagai pihak melakukan kritik tajam kepada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. (Ist)

Salah satu jalan di wilayah Gondanglegi yang kini telah membuat warga sekitar tersenyum senang. Dulu, jalan tersebut kerap membuat berbagai pihak melakukan kritik tajam kepada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. (Ist)



MALANGTIMES - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang menjadi salah satu OPD yang kerap menjadi perhatian banyak khalayak. Baik masyarakat,  media, DPRD, LSM serta unsur lain yang berperan sebagai pengawas maupun menjadi bagian dari elemen dalam menyukseskan pembangunan. 

Satu sisi, banyaknya perhatian tersebut menjadi jamu bagi Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang untuk terus melakukan evaluasi serta bekerja keras memenuhi ekspektasi khalayak banyak. Sisi lainnya, kerap menjadi salah satu OPD yang selalu kena getahnya saat infrastruktur, khususnya jalan, mengalami kerusakan. 

Hal tersebut bahkan telah menjadi 'sarapan' para punggawa di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Tapi, semua kritikan serta masukan dari berbagai unsur,  menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni, dijadikan sebagai bagian dari evaluasi bagi pihaknya. 

"Semua kita jadikan evaluasi untuk melangkah ke depannya. Kita berterima kasih dengan adanya kontrol dari luar tersebut. Tapi,  yang ingin saya sampaikan seluruh petugas kami selalu maksimal dalam menjalankan tugasnya," kata Romdhoni kepada MalangTIMES menyikapi berbagai kritik yang masuk ke dinasnya tersebut,  beberapa waktu lalu. 

Berbagai kritikan,  baik melalui media maupun berbagai laporan yang masuk ke Dinas PU Bina Marga, selalu direspons dan dijadikan bahan evaluasi. Bahkan,  lanjut Romdhoni, banyak masyarakat yang bisa tersenyum senang saat melihat dan menikmati hasil kerja para punggawanya. 

"Kami tidak sama dengan OPD lain saat bekerja. Bahkan, mungkin banyak yang tidak mengetahui bagaimana para petugas kami secara full bekerja di lapangan," ujarnya. 

Senyap. Mungkin begitulah padanan kata yang ingin disampaikan orang nomor satu di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang ini. Para punggawa Bina Marga bekerja dalam sepi,  saat malam hari datang serta arus lalu lintas tidak begitu padat. Objek pekerjaan yang berhubungan dengan jalan raya memang kerap dikerjakan juga pada malam hari sehingga banyak 'mata' yang tidak mengetahui atau melihatnya. 

Banyak contoh mengenai hal tersebut. Saat para punggawa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang berjibaku dengan waktu pelaksanaan pembangunan. Misalnya, pembangunan jalan penghubung desa di Putat Lor dan Putat Kidul,  Kecamatan Gondanglegi, yang mengalami kerusakan dan mengganggu arus transportasi masyarakat. 

Jalan yang diperkirakan sepanjang 1 kilometer dan kerap membuat warga mengadu tersebut tidak banyak yang mengekspos hasil penyelesaiannya seperti saat ini. Berbanding dengan pada saat jalan tersebut rusak. Bahkan,  masyarakat sekitar pun merasakan kesungguhan dari para punggawa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang  dalam merespons keluhan mereka. 

Nazar, warga sekitar, menyampaikan dengan gembira bahwa akhirnya jalan yang duku sering dilaluinya telah selesai dan tidak membuatnya waswas lagi kalau melewatinya. "Alhamdulillah telah direspons cukup cepat. Bahkan saya sendiri  tidak percaya jalan ini sudah selesai dan baik seperti sekarang," ujarnya lalu tersenyum senang. 

Warga lainnya pun senada menyampaikan kegembiraannya tersebut. Pasalnya, saat jalan tersebut rusak, maka warga harus berputar jauh kalau mau menuju kecamatan Gondanglegi. Selain jalur tersebut juga merupakan akses pendidikan bagi para pelajar. 

"Dulu kerap membuat saya bolak balik hampir jatuh dari sepeda motor karena jalan rusak. Kini,  sudah baik dan nyaman dilewati," ungkap Nizam, warga Putat Lor. 

Contoh lain adalah setiap program Bina Desa. Para punggawa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang,  sebelum acara telah melakukan berbagai tugasnya melakukan pemetaan jalan. Bahkan pengecekan,  perbaikan sampai pada proses bangun baru jalan,  misalnya,  dilakukan untuk mensukseskan jalannya program Bina Desa. 

Para punggawa Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang ini,  saat acara tidak terlalu terlihat perannya. Tapi,  hasilnya dirasakan oleh seluruh masyarakat maupun para pejabat yang melakukan pelayanan di acara tersebut. 

"Mereka bekerja keras tanpa terlihat. Ini yang membuat saya mengapresiasi para petugas di Dinas PU Bina Marga. Jalan-jalan yang mulus di wilayah Kabupaten Malang, mungkin banyak yang tidak mengetahui bagaimana mereka bekerja tanpa henti. Saya pribadi salut dengan mereka,' ungkap Hafi Lutfi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. 

Contoh kecil tersebut,  menurut Romdhoni, memang jarang tersentuh perhatian banyak kalangan yang kerap memberikan masukan-masukan kepada pihaknya. Selain memang Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang terbilang minim gembar-gembor kegiatannya, mereka senyap dalam pelaksanaan pembangunannya. Tapi, hasilnya kerap mendapat apresiasi masyarakat sekitar. 

"Seluruh petugas kami selalu siap menjalankan kewajibannya. Melakukan pengawasan,  pemeliharaan serta lainnya. Luas wilayah yang terkadang membuat tugas kita mungkin tidak terlihat. Tapi, kami semua selalu on the track untuk melayani masyarakat," pungkas Romdhoni. (*) 

End of content

No more pages to load