Nampan berisi gorengan yang tidak jadi di kelilingkan lapangan oleh Aremania (Hendra Saputra)

Nampan berisi gorengan yang tidak jadi di kelilingkan lapangan oleh Aremania (Hendra Saputra)



MALANGTIMES - Rivalitas Arema FC dengan Persebaya memang sangat terasa mulai awal pertandingan di Stadion Kanjuruhan Malang sore ini, Sabtu (06/10/2018). Chant-chant untuk meneror pemain lawan sangat terdengar keras dari semua tribun. 

Nyanyian bernada rasis yang sebelumnya sudah diserukan untuk tidak disebutkan beberapa kali terdengar. Akan tetapi Aremania mampu meredamnya dan mengubah situasi serta kebiasaan seperti "Dibunuh saja". 

Bahkan, beberapa barang yang disiapkan untuk meneror Persebaya tidak jadi dikelilingkan oleh Aremania. Seperti sebuah nampan yang diisi beberapa gorengan bertuliskan "Gorengan khusus Bonex (ojo nyolong)". 

Nampan tersebut berada di belakang tiang lampu sisi kanan selatan (kanan tribun VIP) mulai pertandingan belum dimulai. Namun setelah pertandingan berjalan, nampan tersebut tampak dikelilingkan untuk meneror tim lawan. 

Di akhir pertandingan, Aremania di tribun VIP terlihat banyak yang naik ke pagar untuk meneriaki pemain Persebaya. Tapi tim keamanan sigap dalam mengamankan. 

Berikut MalangTIMES hadirkan beberapa foto teror Aremania kepada pemain Persebaya.

Spanduk Aremania bertuliskan "Persebaya Full of Shit" (Hendra Saputra)
Polisi sigap dalam mengamankan pemain Persebaya (Hendra Saputra)
Nyanyian teror untuk pemain Persebaya di tribun VIP usai pertandingan (Hendra Saputra)

 

End of content

No more pages to load