Khofifah - Emil Batal Hadiri Silaturahmi Lintas Agama di Kota Malang

Kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan lintas agama Malang Raya hari ini (6/10/2018) di GPDI Immanuel, Jalan Mundu, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan lintas agama Malang Raya hari ini (6/10/2018) di GPDI Immanuel, Jalan Mundu, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak batal menghadiri kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan lintas agama Malang Raya. Kegiatan tersebut berlangsung hari ini (6/10/2018) di GPDI Immanuel, Jalan Mundu, Kota Malang. Rencananya, dalam pertemuan tersebut juga ada pemaparan visi misi pemerintahan Jawa Timur lima tahun ke depan. 

Dalam acara tersebut juga hadir beberapa tokoh Malang Raya, yakni Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Bupati Malang HM Sanusi, anggota DPRD Jawa Timur Sri Untari, FKUB Kota Malang, perwakilan tokoh agama serta partai politik. "Sampai pagi tadi positif berdasarkan konfirmasi asistennya Beliau (Khofifah) direncanakan hadir. Tetapi ada agenda mendadak yang membuat batal datang," ujar Ketua Umum Majelis Umat Kristen (MUKI) Jawa Timur Stefanus Hadi Prayitno, sebagai penyelenggara acara. 

Sementara itu, Emil Dardak juga batal hadir karena ada agenda menyampaikan orasi ilmiah di Gresik. "Komunikasinya mau mengupayakan bergabung setelah memberikan orasi ilmiah. Intinya sebenarnya acara ini tadi tasyakuran. Pilgub sudah selesai, Bu Khofifah ingin merangkul kembali semua masyarakat untuk menjadi satu bekerja membangun Jatim," urainya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut memang direncanakan untuk mendengarkan pemaparan visi misi gubernur dan wakil gubernur. "Ini penting karena tahun politik harus bersama-sama menjaga keamanan di Malang Raya. Tadi hadir Pak Sanusi dan juga perwakilan Pemkot Batu. FKUB Malang dan juga tokoh agama lain," ujar Bung Edi, sapaan akrabnya.

Dia menilai pertemuan tersebut akan berdampak positif. Sebagai tindak lanjut, pihak Pemkot Malang juga mengagendakan forum dengar pendapat di Balai Kota Malang pada pekan depan. "Insya Allah akan ketemu pekan depan di balai kota. Kami akan kembali melakukan koordinasi lanjutan terkait menjaga kerukunan umat beragama. Termasuk membahas pencegahan berkembangnya isu-isu SARA dan hoax," pungkasnya.

Editor : A Yahya
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top