Jalan wisata di Kabupaten Malang menjadi prioritas di tahun 2019 datang (dok Nana)

Jalan wisata di Kabupaten Malang menjadi prioritas di tahun 2019 datang (dok Nana)


Pewarta

Dede Nana

Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Peduli Kenyamanan dan Keamanan, Duet Dua Dinas Ini Patut Dicontoh

Sinergitas yang ditampilkan oleh dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang ini,  patut ditiru. Pasalnya, melalui program serta pendampingan anggaran setiap tahunnya, dua OPD ini saling mengisi untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan masyarakat di jalan raya. 

Dua OPD tersebut adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga yang dikomandani Romdhoni dan Dinas Perhubungan yang dipimpin oleh Hafi Lutfi. 

Dinas PU Bina Marga yang memiliki tupoksi membangun, memelihara serta meningkatkan akses jalan, seperti diketahui setiap tahunnya menggelontorkan dana besar. Dalam mewujudkan akses jalan yang nyaman untuk dilalui masyarakat. 

"Sarana prasarana jalan memang menjadi prioritas pembangunan. Karena tanpa adanya ini, maka laju pertumbuhan juga akan terganggu," kata Romdhoni Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang,  Jumat (05/10/2018). 

Pembangunan jalan, khususnya di wilayah perkotaan atau jalur strategis serta jalur wisata menjadi prioritas utama Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Berbagai pembangunan sejak tahun 2016-2018 terus dipacu. Untuk memberikan kenyamanan masyarakat saat beraktifitas di jalanan, pun keamanannya. Pasalnya, kecelakaan di jalan raya kerap disebabkan rusaknya sarpras jalan. 

"Karenanya anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan tergolong besar. Tahun ini totalnya sekitar Rp 120 miliar untuk itu," ujar Romdhoni. 

Memaksimalkan fungsi jalan yang bisa memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat. Pihak Dishub Kabupaten Malang pun melengkapinya dengan berbagai rambu lalu lintas. Rambu lalu lintas menjadi penting dengan medan jalan yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Khususnya di jalur wisata selatan atau yang akan menuju destinasi wisata nasional Bromo Tengger Semeru. 

Hafi Lutfi Kepala Dishub Kabupaten Malang, menyampaikan setelah jalanan yang dibangun oleh PU Bina Marga selesai. Pihaknya yang melengkapi dan menyempurnakan untuk rambu lalu lintasnya. "Kenapa menjadi penting,  karena melalui rambu lalu lintas pengendara bisa melihat petunjuk jalan yang dibutuhkannya. Terutama saat berkendaraan malam hari. Ini yang membuat kami memasang paku jalan di beberapa jalur wisata," ucap Lutfi yang mengapresiasi kinerja Bina Marga selama ini. 

Jalan yang baik disertai berbagai rambu lalu lintas menjadikannya lengkap secara fungsi. Ujungnya masyarakat pun merasakan kenyamanan dan keamanan saat berada di jalanan. 

Pentingnya sarana prasarana jalan serta bangunan pelengkap lainnya secara lugas juga disampaikan oleh Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) ini menyampaikan prioritas pembangunan jalan menjadi hal terpenting untuk dilakukan secara berkesinambungan. Khususnya di beberapa jalur wisata,  seperti jalan Bantur-pantai Balekambang. 

Karena,  lanjut Rendra, berkembangnya sektor pariwisata wajib diikuti dengan penyediaan sarana prasarana yang juga baik. "Sehingga masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke daerah wisata kita mendapatkan akses jalan serta pelengkap lainnya. Sehingga akan memperlancar dan mendukung geliat pariwisata itu sendiri," ucapnya. 

Di tahun 2019 mendatang, maka prioritas pembangunan infrastruktur jalan,  jembatan dan lainnya di wilayah wisata,  tetap menjadi prioritas utama. "Kalau tahun ini alokasi masih 36 persen untuk jalur wisata di Bantur sampai Balekambang. Maka tahun depannya kita tingkatkan lagi," pungkas Rendra.

End of content

No more pages to load