Ki-Ka: Dandim 0818, Kapolres Malang dan Bupati Malang Rendra Kresna saat menyaksikan penandatanganan deklarasi pemilu damai 2019 oleh para parpol, Kamis) 04/10/2018) di gedung DPRD Kabupaten Malang (Nana)
Ki-Ka: Dandim 0818, Kapolres Malang dan Bupati Malang Rendra Kresna saat menyaksikan penandatanganan deklarasi pemilu damai 2019 oleh para parpol, Kamis) 04/10/2018) di gedung DPRD Kabupaten Malang (Nana)

MALANGTIMES - Bupati Malang Dr H Rendra Kresna menegaskan bahwa pemilu bukan saja wajib berjalan lancar,  aman dan damai tapi, juga perlu terselenggara dalam suasana yang gembira. 

Dengan suasana yang gembira, maka pemilu akan berjalan sesuai dengan ekspektasi seluruh penyelenggara maupun masyarakat pemilih itu sendiri.  "Melalui suasana yang gembira dalam pemilu, secara langsung akan meningkatkan partisipasi masyarakat. Juga akan semakin mempererat persatuan. Seperti moto Arema salam satu jiwa," kata Rendra Kresna dalam sambutannya di acara Deklarasi Pemilu Damai 2019 di gedung DPRD Kabupaten Malang,  Kamis (04/10/208). 

Melalui suasana gembira, maka kesan menakutkan dalam berbagai perhelatan pemilu yang kerap terjadi di berbagai daerah lain akan menguap dan hilang. Apalagi kata Rendra,  Kabupaten Malang telah teruji dan terbukti dalam berbagai perhelatan pemilu,  baik tingkat desa,  daerah sampai nasional. Selalu berjalan lancar,  aman, aman dan bernuansa gembira. Baik penyelenggara pemilu,  kontestan partai politik sampai masyarakat sebagai pemilih. 

"Kita memiliki pengalaman baik dalam setiap pemilu. Karenanya untuk pemilu 2019 ini pun saya yakin akan berjalan dengan suasana gembira. Seperti tahun-tahun lalu," ujar Rendra. 

Orang nomor satu di Kabupaten Malang ini juga meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk lebih menggiatkan suasana semarak dalam pemilu 2019. Karena, lanjut Rendra, suasana tersebut belum terlihat di desa-desa. Sedangkan pihaknya bersama Polres,  Kodim,  Kejaksaan dan Pengadilan Negeri,  akan terus memaksimalkan agar proses pemilu berjalan secara demokratis di Kabupaten Malang. 

"Karena pemilu ini adalah upaya kita semua untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin terbaik yang nantinya akan melayani masyarakat," imbuh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) ini. 

Di kesempatan yang sama Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menyampaikan juga beberapa pesan. Sebelum deklarasi pemilu damai dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan dalam pemilu 2019.

Ujung menegaskan, bahwa kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban dalam pemilu yang sudah memasuki tahap kampanye ini. Syarat aman dan damai menjadi prioritas Polres Malang di wilayahnya. Karena,  lanjut Ujung, walau pemilu berjalan lancar,  tapi tidak aman dan damai tentunya tidak menghasilkan sesuatu yang terbaik. 

"Jadi dengan acara hari ini,  kita duduk bersama untuk semakin menguatkan komitmen. Bersama-sama menjaga keamanan,  kedamaian serta kelancaran pemilu 2019," ujar Ujung. 

Harapan lainnya adalah, Ujung meminta bantuan kepada seluruh media untuk ikut serta juga mewujudkan iklim kondusif dalam pemilu 2019. Karena, peran media menjadi sangat penting dalam ikut serta mewujudkan keamanan,  kedamaian dan kelancarannya. 

Santoko Ketua KPU Kabupaten Malang pun mengapresiasi berbagai acara yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Malang serta polres Malang tersebut. Bahkan,  pihaknya secara langsung akan menginstruksikan pada jajaran di bawahnya untuk terlibat secara aktif menjaga komitmen dan stabilitas keamanan dan ketertiban. 

"Kita akan instruksikan ke jajaran di bawahnya untuk melaksanakan deklarasi pemilu damai ditingkat kecamatan," ucap Santoko.