Anton: Hutan Kota Malabar Tidak Akan Diubah

Aug 18, 2015 18:03
Pemkot Malang sudah mulai melakukan revitalisasi di Hutan Kota Malabar. (Foto: Dyah/malangtimes)
Pemkot Malang sudah mulai melakukan revitalisasi di Hutan Kota Malabar. (Foto: Dyah/malangtimes)

MALANGTIMES - Wali Kota Malang, M Anton menepis penilaian warga yang menganggap akan mengalihfungsikan Hutan Kota Malabar. Menurutnya, pemerintah berniat membangun resapan air di sekitar kawasan hutan kota tersebut.

"Hutan Kota Malabar tidak akan diubah, pohon-pohon tidak ada yang ditebang. Hanya akan ditambah aksesoris seperti penerangan saja. Dan mungkin juga akan ditambahkan kursi-kursi yang dapat dimanfaatkan warga untuk bersantai," ungkap Moch Anton saat ditemui ketika meninjau taman di kawasan Stasiun Kota Baru, Selasa (18/8/2015).

Menurut Anton, penambahan aksesoris tidak akan merusak ekosistem hutan seperti yang ditakutkan masyarakat. Malah akan berfungsi menghindari kegiatan negatif, seperti pacaran, tempat minum-minum dan lain lain. 

Dia menjamin pengelolaan taman akan dilakukan seramah mungkin. Artinya, tidak ada aktivitas yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Tak hanya itu, Anton mengatakan pembutan resapan air berfungsi agar ketika hujan, tidak menyebabkan banjir atau genangan air. Mengingat sekitar Hutan Kota tersebut terdapat pasar tradisional Oro-Oro Dowo.

"Nantinya, Hutan Kota Malabar tidak hanya ramah untuk lingkungan Kota Malang, tapi juga ramah untuk sosial. Jadi, Hutan Kota Malabar akan tetap ada dan berfungsi sebagai mana mestinya," katanya. (*)

Topik
Wali Kota MalangHM Anton
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru