Agar Tidak Terulang Insiden Jakmania, Kepala Staf Ketua Umum PSSI Punya Solusi Konkret

Oct 01, 2018 12:21
Kepala Staf ketua umum PSSI, Iwan Budianto (Hendra Saputra)
Kepala Staf ketua umum PSSI, Iwan Budianto (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Bertolak dari kejadian yang menimpa salah satu suporter The Jakmania, Haringga Sirila yang meninggal saat mendukung tim kesayangannya saat berlaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018) lalu, Kepala Staf Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto meminta kepada tim peserta Liga 1 agar ke depan benar-benar menjalankan aturan untuk memberikan kuota 5% bagi suporter tim tamu.

Aturan FIFA memang jelas menunjukkan bahwa tim tuan rumah harus menyediakan 5% dari total tempat duduk stadion untuk suporter tim tamu.

Di kompetisi sepak bola Indonesia sendiri rivalitas menjadi penghalang suporter tim tamu untuk datang ke kandang rivalnya.

Dengan adanya laga amal yang di inisiasi oleh Arema FC, Iwan Budianto berharap ini menjadi awal dari meningkatnya persepakbolaan Indonesia, baik dari sisi pengelolaan klub maupun suporternya.

"Saya pikir ikrar (Rivalitas Tanpa Membunuh) menjadi turning point, karena kata-kata yang sempat muncul beberapa kali yaitu untuk yang terakhir, semoga ini benar-benar kejadian yang menimpa Haringga Sirila adalah terakhir kalinya," ujar Iwan.

Menurut Iwan Budianto, memang akan sulit dalam mengawali pemberian kuota untuk tim tamu. Akan tetapi ia meyakini dengan rivalitas yang ada, perjalanan sepak bola Indonesia semakin meningkat.

"Ya memang akan sulit, dan akan menerjunkan banyak personel keamanan. Tapi jika tidak dimulai mau sampai kapan akan jatuh korban? Maka dari itu, usulan dari 18 tim peserta Liga 1 akan kami rumuskan di PSSI," jelasnya.

Topik
Berita MalangAgar Tidak Terulang Insiden JakmaniaKetua Umum PSIIKetua Umum PSSI

Berita Lainnya

Berita

Terbaru