Masyarakat gotong royong memperbaiki rumah warga di Dusun Dresel, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Batu lalu. (Foto: Tagana for BatuTIMES)
Masyarakat gotong royong memperbaiki rumah warga di Dusun Dresel, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Batu lalu. (Foto: Tagana for BatuTIMES)

MALANGTIMES - Dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) program bedah rumah untuk warga Kota Batu berubah. Jika semula diperuntukkan untuk 150 rumah tetapi sekarang menyusut jadi 100 rumah saja.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan menyusutnya jumlah rumah yang akan dibedah itu ada beberapa faktor. Seperti sudah tidak lagi kurang mampu, lalu tanah ternyata sudah dijual dan sebagainya.

“Setelah diverifikasi lagi ada beberapa data ternyata sudah tidak lagi miskin atau mampu. Tanahnya sudah dijual karena tanah warisan,” ungkap Punjul.

Karena itu, setelah dilakukan verifikasi lapangan Dinas Sosial Kota Batu diminta untuk melakukan update ulang, terkait kondisi warga yang rumahnya akan dibedah. “Untuk mencocokkan data agar segera diupdate. Sebab yang dialokasikan dalam P-APBD ini adalah 100 rumah,” imbuhnya. 

Sedangkan untuk satu rumah itu, nominal anggarannya berbeda-beda sebab dilihat dari tingkat kondisi rumah warga tersebut. “Nominal yang diberikan itu berbeda-beda dilihat dari kondisi rumah warga yang menerima bantuan ini. Maksimalnya per orang Rp 35 juta,” ungkapnya.

Bantuan ini diberikan kepada warga dalam bentuk uang yang nantinya ditransfer. Kemudian warga tersebut memanfaatkannya untuk merenovasi rumahnya.

“Program ini konsepnya gotong royong. Jadi ketika rumah itu dibangun atau direnovasi masyarakat harus terlibat di dalamnya, karena dengan anggaran sekian tentunya tidak cukup sehingga program ini konsepnya gotong royong,” jelas bapak yang dikaruniai tiga anak ini.

Bedah rumah ini juga dikonsep dengan gotong royong yang melibatkan warga sekitar. Tentunya untuk meringankan beban warga yang menerima bantuan melihat anggaran yang terbatas.

Menurutnya program ini untuk diwujudkan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah Kota Batu. Tentunya untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.