MALANGTIMES - Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 Kota Batu bakal dilangsungkan di gedung DPRD Kota Batu, Jumat (28/9/2018) malam nanti.  Ada 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diprioritaskan dalam P-APBD 2018 ini.

Kedelapan OPD itu yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Humas Setda Kota Batu, Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Batu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan total anggaran dalam P-APBD ini yakni Rp 138 miliar. Dengan program-program yang harus segera direalisasikan, maka harus segera ditindaklanjuti di tahun 2018 ini.

“Ini merupakan program-program prioritas yang sesuai dengan visi dan misi Kota Batu. Sehingga tahun 2018 ini harus segera berjalan,” ungkap Punjul, Jumat (28/9/2018).

Seperti pada DPKPP Kota Batu terkait dengan jalan atau pavingisasi. Pavingisasi ini dilakukan pada penghubung jalan antar desa di Kota Batu. “Lalu untuk DPUPR Kota Batu tentunya pada infrastruktur jalan di Kota Batu. Apalagi ini hampir mendekati akhir tahun yang tingkat kunjungan wisatawan akan tinggi,” imbuh Punjul saat ditemui di kantornya di Balai Kota Among Tani.

Lainnya Dinkes Kota Batu pembuatan jambanisasi  yang direncakan untuk 1.500 rumah di Kota Batu. “Program jambanisasi ini dipersiapkan dalam PAK,” jelas mantan DPRD Kabupaten Malang ini.

Selain jambanisasi, masih di Dinkes Kota Batu yakni program Stanting (masalah kurang gizi kronis). Hingga sosialisasi tentang penanganan penyakit menular seperti penyakit HIV dan sebagainya. 

“Sosialisasi penyakit menular ini untuk mengurangi atau menekan angka masyarakat terjangkit penyakit tersebut,” tambah Punjul. 

Ditambah dengan anggaran bedah rumah untuk 100 warga kurang mampu. “Lalu juga terkait dengan penerangan jalan umum (PJU),” tutup politisi PDIP ini.