Kepala Barenlitbang Kotw Malang, Erik Setyo Santoso (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Kepala Barenlitbang Kotw Malang, Erik Setyo Santoso (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang kembali mengeluarkan inovasi baru berbasis IT dalam dunia tata ruang.

Sistem Informasi Penataan Tata Ruang Kota Malang atau yang bisa disebut dengan Si-Petarung ini menjadi salah satu unggulan terbaru yang salah satu fungsinya mempermudah investasi di kota pendidikan ini.

Si-Petarung sendiri sudah dikerjakan dalam jangka waktu yang lumayan panjang, sekitar satu tahun.

Rencananya, website berbasis WebGis ini akan di launching pada 10 Oktober mendatang. Namun demikian, ikon terbaru ini sekarang sudah dapat diakses.

"Memang belum dilaunching, tapi sekarang sudah bisa diakses melalui si-petarung.malangkota.go.id," jelas Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso pada MalangTIMES, Rabu (26/9/2018).

Lebih jauh dia menyampaikan Si-Petarung itu sendiri awalnya dibangun sebagai proyek Perubahan dari program Diklatpim 2 yang ia ikuti belum lama ini.

Proyek perubahan itu sendiri mengusung semangat bahwa Tata Ruang di Kota Malang menuju sebuah sistem yang transparan, terstandar dan terkoneksi secara internal di perkotaan pada tingkat Provinsi bahkan Nasional. 

Pria bertubuh bugar ini juga menyampaikan Si – Petarung dilengkapi dengan fasilitas publikasi (viewing dan downloading) Rencana Tata Ruang, baik itu RTRW, RDTRK, maupun Rencana Kawasan Strategis. 

Si – Petarung dibangun dengan basis data spasial yang telah direkomendasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).

Di mana Kota Malang merupakan salah satu Kota dan Kabupaten di Indonesia yang memiliki peta skala 1:5000 dengan cakupan seluruh wilayah kota yang telah direkomendasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada tahun 2016.

Si – Petarung Kota Malang, lanjutnya, adalah rintisan sistem Informasi Penataan Ruang Kota atau Kabupaten di Indonesia.

Saat ini Kota dan Kabupaten yang telah memiliki Sistem Informasi Penataan Ruang di antaranya adalah DKI Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Banyuwangi, Probolinggo, Semarang dan Manado.

Konten unggulan dari Si – Petarung ini adalah informasi peruntukan ruang pada menu Peta Zonasi serta interaksi peta dasar, peta tematik pada menu Informasi Geopasial.

Peta Zonasi adalah menu informasi utama yang bisa digunakan untuk mengetahui lebih awal kelayakan atau peruntukan dari sebuah  persil   yang akan diajukan pemanfaatannya. 

"Menu ini merupakan bagian yang bisa menjawab secara otomatis peruntukan ruang atau persil berdasarkan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi," jelas Erik.

Menurutnya, Barenlitbang nantinya akan mengembangkan Web tersebut dengan tambahan konten ketentuan teknis zonasi yang memberikan informasi lebih rinci apabila pengguna ingin memanfaatkan ruangnya untuk kegiatan tertentu. 

"Apakah kegiatan itu diizinkan, diizinkan secara terbatas, diizinkan secara terbatas bersyarat, atau tidak diizinkan.  Melalui penambahan konten ketentuan teknis zonasi ini, diharapkan kualitas pelayanan penyeleggaraan penataan ruang, khususnya pada pelayanan pemanfaatan dan siklus perizinan ruang akan semakin transparan, handal, dan memberikan kepastian dari aspek spasial atau kewilayahan," jelasnya lagi.

Ke depan peta-peta dasar dan tematik yang telah ada akan dikembangkan oleh Barenlitbang bersama dengan OPD terkait untuk menggunakan peta dasar yang sama. Sehingga akan terbangun sebuah 'big spatial data' yang saling terintegrasi dan terkoneksi, dan akan mendukung kebijakan satu peta (one map policy), baik di tingkat Kota, Provinsi, maupun Nasional.

Berikut video penjelasan secara rinci terkait Si-Petarung oleh Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso :

End of content

No more pages to load