Pembangunan drainase di jalan Talangagung,  Kepanjen, dengan anggaran Rp 400 juta telah selesai, Rabu (26/9/2018) (Nana)

Pembangunan drainase di jalan Talangagung, Kepanjen, dengan anggaran Rp 400 juta telah selesai, Rabu (26/9/2018) (Nana)


Pewarta

Dede Nana

Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Masyarakat Talangagung,  Kepanjen,  bisa bernafas lega dengan penyelesaian dua proyek yang dikerjakan secara maraton dalam beberapa bulan ini.

Dua proyek di bawah kewenangan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang di ruas jalan Talangagung, berupa pembangunan drainase serta peningkatan jalan. 

Selesainya dua sarana prasarana umum tersebut, membuat masyarakat tidak takut lagi apabila musim hujan mulai datang.

Pasalnya, sebelum dibangun seperti sekarang,  ruas jalan Talangagung merupakan langganan banjir.

Jalanan saat musim penghujan,  serupa kolam dengan air coklat yang menutup seluruh permukaan aspal yang hancur dan berlubang karena gerusan air. 

"Saat ini dengan adanya drainase dan jalan  ditinggikan, jelas aman dari banjir. Kita tentunya gembira dengan hasil pembangunan ini. Walau saat dibangun, cukup mengganggu," kata Asep warga sekitar pembangunan kepada MalangTIMES, sambil tertawa,  Rabu (26/9/2018). 

Asep melanjutkan,  bahwa dirinya beserta keluarga kecilnya sekarang tidak was-was lagi menghadapi musim hujan.

"Kalau musim hujan,  dulu, kita sibuk dengan luapam air yang masuk rumah, " ujarnya. 

Rasa lega masyarakat Talanggagung,  baik yang dekat dengan jalan raya maupun yang berada di dalam lingkungan. Tidak berbeda jauh dengan para pengendara yang setiap harinya melintasi jalur tersebut. 

Sebut saja Novianti (44) warga kota Malang yang bekerja setiap harinya di wilayah Sumberpucung dengan mempergunakan kendaraan roda dua.

Dirinya menyampaikan, selalu was-was melintasi jalur tersebut saat musim hujan.

Selain pembangunan drainase,  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang juga meninggikan jalan di jalur tersebut (Nana)

"Kalau hujan dan saat pulang kerja, saya selalu kesulitan melewati jalur tersebut. Selain tertutup air, jalan pun banyak yang berlubang besar.

Jadi kita tidak bisa lihat medan yang dilewati. Kini,  sudah enak lah,  walau masih belum dibuka semua jalurnya, " ungkap Novianti. 

Pembangunan drainase sepanjang 350 meter (m) dengan anggaran Rp 400 juta yang dikerjakan rekanan, sudah selesai di bangun.

Peninggian jalan sekitar 50 centimeter (cm) pun telah selesai dengan model rabat beton secara penuh. Sehingga menurut

Suwiknyo Kepala Bidang  (kabid)  Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, jalur Talangagung yang telah dibangun akan bebas banjir. 

"Jalannya sudah di atas permukiman plus drainase pun siap untuk menyalurkan air saat musim hujan. Untuk mengoptimalkan kita keruk juga drainase yang sudah ada tapi mengalami pendangkalan," ucap Suwiknyo beberapa waktu lalu. 

Dari penuturan warga lainnya, pembangunan yang hanya dilakukan di depan kantor desa Talangagung sampai sekolah dasar negeri (SDN)  02 Talangagung tersebut. Diharapkan juga bisa dilanjutkan dengan ruas lainnya,  yaitu dari kantor desa sampai perempatan Talangagung. 

Sumarto warga sekitar menyatakan,  saat ini kondisi jalur itu juga sudah mulai banyak lubang. Selain itu jalan bergelombang dikarenakan tambal sulam.

"Kalau yang sudah dibangun nanti enak jalannya pas ke jalur tersebut terasa lagi tidak enaknya. Jadi kita berharap jalur itu diperbaiki juga,  mas, " ucapnya. 

End of content

No more pages to load