Para pentakziyah saat melakukan salat jenazah Al marhumah Nyai Hj Mustainah Rifai di Masjid Komplek Pesantren Salafiyah Al Fattah, Selasa (25/9/2018)
Para pentakziyah saat melakukan salat jenazah Al marhumah Nyai Hj Mustainah Rifai di Masjid Komplek Pesantren Salafiyah Al Fattah, Selasa (25/9/2018)

Komplek Pesantren Al Fattah Singosari mendadak dikerumuni ratusan warga, Selasa (25/9/2018). Mereka datang dari berbagai penjuru Malang Raya.

Gang masuk menuju areal pesantren dipenuhi deretan mobil yang diparkir di sisi jalan. Bahkan, sebagian kendaraan harus diparkir seratus meter sebelum masuk lokasi pesantren. Sebab, jalan masuk menuju Pesantren Salafiyah Al Fattah penuh dengan kerumunan warga dan kendaraan yang mengisi ruang kosong sisi jalan.

Pesantren Salafiyah Al Fattah yang berlokasi di Jl Sidoagung Singosari ini memang sejak pukul 18.15 WIB mendadak menjadi pusat perhatian ratusan warga yang ingin melantunkan doa untuk Al marhumah Nyai Hj Mustainah Rifai. 

Al marhumah merupakan istri dari ulama kharismatik Malang yakni KH Farihin Muhson yang tidak lain adalah Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Fattah Singosari. KH Farihin Muhson juga merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dengan jabatan saat ini sebagai Wakil Rois Syuriah PWNU Jatim.

Tampak hadir melakukan takziyah dan membacakan doa untuk almarhumah Direktur Utama JatimTIMES Ir Ghufron Marzuqi, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang KH Isroqun Najah dan sejumlah tokoh serta para kyai Malang Raya. 

“Al marhumah merupakan tokoh dan ulama panutan yang semasa hidupnya teguh memperjuangkan agama Allah. Mudah-mudahan arwah beliau diterima di sisiNya,“ ujar Ir H Ghufron Marzuqi, Direktur JatimTIMES di sela-sela bersilaturrahmi dan ngobrol santai bersama para ulama dan kyai yang hadir di Pesantren Salafiyah Al Fattah Singosari.

Menurutnya, kegigihan perjuangan dan istiqomah almarhumah dalam membina umat harus menjadi teladan bagi umat. 

“Kita benar-benar kehilangan sosok ulama dan panutan masyarakat khususnya Malang Raya. Masyarakat pasti tahu bagaimana perjuangan dan keteguhan beliau mendampingi guru saya KH Farihin Muhson dalam membina umat dan membumikan syiar Islam. Mudah-mudahan teladan almarhumah selama ini bisa dilanjutkan oleh para ulama penerusnya. Amin,” harap Ghufron.

Jenazah almarhumah rencana akan dimakamkan di komplek pemakaman Pesantren Salafiyah Al Fattah Singosari, Rabu (24/9/2018).