MALANGTIMES - Rivalitas antara Arema FC dengan Persebaya menjadi perhatian khusus bagi panitia penyelenggara. Tentu dengan status seperti itu, pengamanan akan lebih banyak dari pertandingan biasanya.

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan prosedur tetap sesuai manual liga. "Kami tetep pakai SOP yang ada, prosedur pengamanan ada di manual liga, bagaimana memberikan pelayanan terbaik, sesuai protap yang ada," ucap Haris.

Haris mengaku bahwa pihaknya tidak mau dikenakan denda untuk kesekian kalinya, karena Arema sendiri sudah punya tradisi memberikan pelayanan terbaik untuk tamu.

Sebelumnya, Arema FC dijatuhi sanksi usai laga menghadapi Persija Jakarta. Saat itu, penonton meluber hingga sentel ban. Akan tetapi, tidak ada kerusuhan walau penonton berjubel sampai dekat lapangan.

Sementara itu untuk keamanan pertandingan, Abdul Haris mengaku sudah memiliki rencana agar suporter tidak sampai turun ke sentel ban. Karena itu berpengaruh pada jalannya pertandingan. Apalagi status tim tamu adalah rival dari Arema FC.

"Kami antisipasi seperti itu, kalau lawan Persebaya akan diantisipasi di pintu tribun berdiri, jangan sampai ke setel ban, itu jelas berpengaruh ke jalannya pertandingan," katanya.

Selain itu, kini Abdul Haris sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kedatangan Aremania dari luar kota. "Kami sudah koordinasi dengan Polda, biasanya waktu rapat PAM, dimana titik yang dilewati akan disiagakan anggota. Karena sudah jauh-jauh hari lalu Aremania Jakarta, Indramayu, Subang, Cepu, Blora, Jember dan Lumajang semua konfirmasi akan datang ke sini," ungkapnya.

Diprediksi Aremania memang akan menyesaki Stadion Kanjuruhan yang berkapasitas 45.000 tempat duduk itu. Dan jika memang tidak mencukupi, panpel sudah menyiapkan layar lebar yang dipasang di depan stadion.

"Layar lebar tetap disiapkan, karena itu protap. Karena kalau ada suporter yang gak bisa masuk kan bahaya. Nanti ada dua venue yang disiapkan untuk teman-teman Aremania yang tidak bisa masuk," tutur Haris.