Proses pendaftaran bacaleg beberapa saat yang lalu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Proses pendaftaran bacaleg beberapa saat yang lalu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - 14 Partai Politik (Parpol) yang ikut dalam Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Batu sudah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Pemilu 2019. Tetapi dari 14 parpol itu, 13 diantaranya harus melengkapi berkas dalam masa perbaikan.

LADK itu terakhir pengumpulan pada Minggu (23/9/2018) lalu. Usai pengumpulan LADK, bagi 13 partai yang masih kurang melengkapi berkasnya bisa dilakukan saat masa perbaikan.

Untuk masa perbaikan akan berlangsung terhitung sejak 24-27 September 2018 mendatang. Dengan demikian 13 partai diberi kesempatan untuk menuntaskan kekurangan berkas-berkasnya.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum, Mardiono mengatakan 14 parpol memang sudah mengumpulkan LADK sesuai dengan jadwal. Tetapi dari 14 parpol itu hanya satu partai yang tidak masuk dalam masa perbaikan. 

Satu partai yang tidak perlu memasuki masa perbaikan yakni Partai Berkarya. Sebab Partai Berkarya sudah melengkapi berkas persyaratan LADK.

“Dari ke 14 parpol, yang memasuki masa perbaikan 13 parpol. Partai Berkarya sudah lengkap sehingga tidak perlu mengikuti masa perbaikan,” ujar Mardiono. 

Kelengkapan yang harus dilakukan 14 parpol ini seperti perbaikan karena tidak sempurnanya aplikasi secara offline. Lainnya terkait pengisian formulir LADK masih belum tepat. 

“Jadi dari 13 parpol itu banyak yang tidak sesuai dengan tanggal pembukaan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK),” katanya. 

Ia pun berharap nantinya ke 14 parpol bisa mematuhi sesuai dengan jadwalnya, melihat saat pengumpulan LADK banyak menyerahkan berkas di hari terakhir. “Bahkan saat pengumpulan LADK ada juga di saat menit-menit terakhir. Jadi kami mengimbau parpol tepat waktu,” jelas warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini. 

Padahal jika melebihi waktu yang ditentukan akan berdampak pada tercoretnya semua Caleg yang diusung parpol. Sementara itu untuk jumlah uang yang telah disetorkan oleh parpol paling sedikit Rp 100 ribu dan tersebesar Rp 2 juta.

“Yang terpenting dengan jumlah dana kampanye itu adalah parpol menyerahkan rekeningnya terlebih dahulu agar tidak dicoret sebagai peserta Pemilu,” tutupnya.