Melalui Bisnis Kaw Kaw Thai Tea, 3 Mahasiswa Mendapat Omzet hingga 65 Juta

(dari kiri ke kanan) Ade Damar Kusuma, Galang Yudhamara, dan M. Andik Ikhsan Setiawan, mahasiswa FEB UMM Pengusaha Thai Tea Kaw Kaw (foto: Humas UMM)
(dari kiri ke kanan) Ade Damar Kusuma, Galang Yudhamara, dan M. Andik Ikhsan Setiawan, mahasiswa FEB UMM Pengusaha Thai Tea Kaw Kaw (foto: Humas UMM)

MALANGTIMES - Anak muda masa kini kebanyakan pasti mengenal minuman Thai Tea. Paduan teh dan susu yang dicampur dengan berbagai jenis varian rasa ini akhir-akhir ini menjadi favorit kalangan anak muda. Salah satu gerai Thai Tea yang menjadi favorit adalah Kaw Kaw Thai Tea. Kaw Kaw Thai Tea memiliki 30 cabang yang tersebar di tersebar Malang, Ngawi dan Probolinggo.

Siapa sangka pemilik Kaw Kaw Thai Tea adalah 3 mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UMM). Mereka adalah Ade Damar Kusuma, Galang Yudhamara dan M. Andik Ikhsan Setiawan. Bisnis mereka menghasilkan omzet puluhan juta rupiah.

Kesuksesan 3 mahasiswa tersebut tak lepas dari kecerdasan mereka melihat peluang. Mereka melihat thai tea yang menjadi minuman favorit anak muda kebanyakan hanya dijual di mal.

“Waktu itu masih hits Thai Tea. Kita juga lihat bahan bakunya tidak cepat busuk. Selain itu juga belum banyak yang menjual di jalanan. Thai Tea kebanyakan di  mal,” terangnya.

Minuman yang berharga antara Rp10.000,- hingga Rp12.000,- tersebut menyediakan empat varian rasa yakni original, original Milo, green tea dan green Milo. Omzet setiap bulannya mencapai Rp 65 juta. “Keunggulan bisnis kami terletak pada produk yang lebih kental, hadir dengan harga mahasiswa dan dijual di jalanan. Pemasukan kotor keseluruhan sekitar 65 juta tiap bulannya,” tambah Ade.

Kesuksesan mereka dalam berbisnis tidak muncul begitu saja. Ade mengaku dia dan teman-temannya pernah mencoba bisnis minuman jus buah. Bisnis ini gagal karena faktor perubahan musim yang tidak bisa diprediksi. Sehingga merugikan usaha mereka yang bahkan belum sempat berkembang.

“Sebelumnya tahun lalu mencoba jus buah, namun mengalami kegagalan. Memasuki bulan Oktober dan waktu itu musim penghujan, buah-buahan cepat busuk sehingga kami mencari usaha yang lain,” tutur Ade.

Rasa khas Kaw Kaw Thai Tea ditemukan melalui banyak riset. Kurang lebih sebulan mereka mencari komposisi yang pas untuk membuat racikan thai tea yang nikmat dan khas.

Untuk diketahui, selain sukses di bidang bisnis, Ade, Galang, dan Andik juga tak kalah membanggakan bidang akademiknya. Bagi mereka, bisnis bukan pembatas prestasi. Ade mengaku tidak pernah ada kendala kuliah. Andik juga menjadi salah satu mahasiswa terbaik di jurusannya.

“Andik dapat cumlaude IPK terbaik. Saya dan Galang juga akan menyusul insyaallah tepat waktu,” pungkas Ade.

Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top